Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%, Hilirisasi Minerba Sumbang Investasi US$20 Miliar - Koran Mandalika

Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%, Hilirisasi Minerba Sumbang Investasi US$20 Miliar

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 21:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Hilirisasi sektor mineral dan batu bara menjadi motor penggerak dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Masuknya investasi besar di sektor ini dinilai mampu mendorong efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian, termasuk peningkatan kapasitas industri manufaktur dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa hilirisasi merupakan salah satu agenda utama pembangunan nasional, seiring dengan upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan energi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam prioritas Bapak Presiden, Asta Cita, yang menjadi kunci adalah kemandirian dan ketahanan energi, serta hilirisasi. Dua hal ini menjadi andalan di sektor batu bara,” ujarnya dalam Indonesia Mining Forum yang diselenggarakan oleh Metro TV di Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Airlangga menegaskan bahwa hilirisasi sektor minerba sangat penting untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 8% per tahun, sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Baca Juga :  Perlunya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mengurangi Angka Penyakit Tidak Menular di Kota Medan

Pemerintah menargetkan total investasi sebesar Rp13.000 triliun selama periode 2025–2029. Dari jumlah tersebut, proyek hilirisasi minerba diperkirakan menyumbang investasi hingga US$20 miliar.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang mendorong pembangunan ekosistem energi baru dan terbarukan (EBT) yang mencakup panel surya, baterai kendaraan listrik (EV), serta hilirisasi silika menjadi komponen solar panel dan semikonduktor.

Potensi ini diproyeksikan dapat meningkatkan ekspor Indonesia hingga US$850 miliar, serta menambah Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar US$236 miliar pada tahun 2040.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa perusahaan konsisten menjalankan peran strategis sebagai penggerak utama hilirisasi sektor industri pertambangan nasional.

“Hilirisasi adalah mandat yang menjadi pedoman dalam setiap inisiatif strategis MIND ID. Bersama seluruh Anggota, kami berkomitmen memastikan bahwa setiap program hilirisasi memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Upaya BRI Danareksa Sekuritas Memperkuat Sistem Pengendalian Internal dan Mitigasi Risiko Kejahatan Keuangan

Salah satu bentuk hilirisasi mineral yang tengah dijalankan adalah peingkatan nilai tambah bauksit menjadi aluminium. Melalui integrasi dalam Grup MIND ID, bauksit diolah untuk menjadi bahan baku strategis yang mendukung agenda industrialisasi nasional.

Proses integrasi ini mencakup optimalisasi tambang bauksit, pembangunan fasilitas Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), hingga smelter aluminium. Seluruh rantai nilai tersebut mampu menciptakan dampak ekonomi yang besar di dalam negeri.

Sebagai gambaran, 1 ton bauksit yang bernilai sekitar US$40 dapat meningkat menjadi US$575 dalam bentuk alumina, dan kembali melonjak menjadi US$2.700 per ton saat telah berbentuk aluminium.

“Dengan memperkuat rantai pasok aluminium ini, kami percaya dampaknya akan signifikan. Tidak hanya bagi ekonomi nasional, tetapi juga bagi daerah-daerah yang akan menikmati pertumbuhan yang lebih merata dan berkeadilan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dog Training Tips di Rumah Agar Anjing Pintar
Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah
Berapa Biaya Broadcast WhatsApp Barantum untuk Bisnis?
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?
Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung
Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:59

Pemprov NTB Sambut Baik Diskon Tiket 50 Persen bagi Warga NTB di Ajang MotoGP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:53

Gubernur Iqbal Ingatkan PUPRPKP NTB Good Governance

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:47

Kota Mataram Juara Umum pada Cabor Petanque, FOPI NTB Targetkan Empat Emas di PON 2028

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:44

Gubernur NTB Serahkan Radiogram Mendagri, Nurul Adha Dipercaya Nahkodai Lobar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:11

Raih Juara Umum, Loteng Borong 16 Medali Emas pada Cabor Taekwondo Porprov NTB 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:33

Beri Materi di PKN, Gubernur Iqbal Tegaskan Kualitas Pemerintahan Ditentukan oleh Sistem yang Dibangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:24

Tiga Bupati di Lobar Berurusan dengan KPK, Gubernur Iqbal: Perlu Pembenahan Total

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:26

Lobar dan Loteng Sabet Medali Emas pada Porprov NTB 2026 Cabor Voli Indoor

Berita Terbaru

Teknologi

Dog Training Tips di Rumah Agar Anjing Pintar

Jumat, 24 Jul 2026 - 09:02

Teknologi

Berapa Biaya Broadcast WhatsApp Barantum untuk Bisnis?

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:02

NTB Terkini

Gubernur Iqbal Ingatkan PUPRPKP NTB Good Governance

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:53