Cara Alami Mengatasi Telat Haid saat Menyusui, Sudah Coba? - Koran Mandalika

Cara Alami Mengatasi Telat Haid saat Menyusui, Sudah Coba?

Minggu, 1 Desember 2024 - 07:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah melahirkan, seorang ibu akan mengalami banyak perubahan hormonal dan fisik, salah satunya telat menstruasi. Bila sedang mengalaminya, mungkin ingin mengetahui cara mengatasi telat haid saat menyusui.

Umumnya, beberapa wanita dapat mengalami keterlambatan dalam menstruasi ketika sedang menyusui bayi mereka. 

Yap, hal satu ini terbilang cukup wajar, lho. Mengapa demikian? Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai telat haid saat menyusui dan apa yang sebaiknya dilakukan. Yuk, simak!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab telat haid saat menyusui

Telat haid saat menyusui adalah hal wajar atau normal karena saat seorang ibu menyusui bayinya, tubuh sang ibu akan memproduksi hormon prolaktin. Hormon ini berperan dalam merangsang produksi ASI. 

Hormon ini juga dapat memengaruhi siklus menstruasi dan menghambat ovulasi. Akibatnya, seorang ibu mungkin mengalami keterlambatan dalam menstruasinya atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali selama beberapa waktu setelah melahirkan. 

Masa ini akan terjadi selama masih aktif menyusui bayi. Jika sang bayi sudah mulai mengonsumsi makanan, maka siklus menstruasi pun dapat kembali layaknya normal.

Baca Juga :  Kolaborasi PT KAI Daop 8 Surabaya dan PT INKA Multi Solusi Service Teken Kerja Sama Perawatan Sarana KRDE Makassar Parepare

Cara alami mengatasi telat haid saat menyusui

Namun, jika kondisi telat haid malah terus-menerus terjadi tanpa disadari, sebaiknya melakukan beberapa cara alami mengatasi telat haid saat menyusui.

1. Menjaga berat badan

Perubahan berat badan juga dapat memengaruhi siklus dan jadwal menstruasi. Jika berat badanmu masih di atas normal, ada baiknya untuk menurunkan berat badan agar siklus haid teratur.

Namun, penurunan berat badan yang ekstrim atau berat badan yang kurang juga dapat menyebabkan haid tidak teratur. Jadi, sebaiknya memastikan bobot tubuh sesuai dan berada di angka normal.

2. Olahraga rutin

Olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan yang bisa memengaruhi siklus menstruasi. Bahkan, seseorang yang menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS) disarankan untuk mempertahankan berat badan dengan cara rutin berolahraga. 

3. Konsumsi jahe

Jahe digunakan sebagai obat rumahan untuk meredakan nyeri saat menstruasi. Agar efektif, bisa mengonsumsi 750 hingga 2.000 mg bubuk jahe selama 3 atau 4 hari pertama saat haid.

Baca Juga :  Kebijakan Luar Negeri India terhadap Israel dan Palestina: Menyeimbangkan Diplomasi Global dan Kepentingan Nasional

4. Konsumsi kayu manis

Kayu manis dianggap sebagai jenis pengobatan alami yang aman dan efektif untuk yang mengalami dismenore primer.

Selain itu, kayu manis juga bisa membantu mengatur siklus menstruasi agar tepat waktu dan menjadi pilihan pengobatan yang efektif untuk penderita PCOS, meskipun penelitian tersebut masih harus dilakukan lebih lanjut.

5. Konsumsi buah nanas

Nanas adalah buah rumahan yang populer untuk masalah menstruasi karena mengandung bromelain.

Bromelain adalah enzim yang diklaim dapat melembutkan lapisan rahim dan mengatur siklus menstruasi agar tetap lancar, meski harus diteliti lebih lanjut.

Jadi, kesimpulannya adalah telat haid saat menyusui sangat umum dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti frekuensi pemberian ASI, durasi menyusui, serta kebiasaan makan, dan tidur.

Jika hal ini berlanjut hingga proses menyusui selesai, sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di blog Yoona atau temukan produk kewanitaan yang aman untuk kesehatan di Yoona Shop.

Berita Terkait

Komisioner BP Tapera Dampingi Menteri PKP dalam Kunjungan Program Bedah Rumah dan Gentengisasi di Purwakarta
Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000
Semangat BRILiaN di Lembang, BO Rawamangun Perkuat Kebersamaan dan Budaya Kerja
HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat
Beralihlah dari Kartu Nama Kertas, KartuNamaDigital.id Resmi Diluncurkan: Hadirkan Solusi Profil Profesional Interaktif Berbasis QR Code
Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional
Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech dan Bisnis Digital Indonesia
PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:02

Komisioner BP Tapera Dampingi Menteri PKP dalam Kunjungan Program Bedah Rumah dan Gentengisasi di Purwakarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:02

Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:47

Semangat BRILiaN di Lembang, BO Rawamangun Perkuat Kebersamaan dan Budaya Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:02

HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:02

Beralihlah dari Kartu Nama Kertas, KartuNamaDigital.id Resmi Diluncurkan: Hadirkan Solusi Profil Profesional Interaktif Berbasis QR Code

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:02

Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech dan Bisnis Digital Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:02

PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:02

Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda, VRITIMES Berpartisipasi di JCI Indonesia National Convention 2026

Berita Terbaru