Pertamina Sebut Stok BBM dan LPG di NTB Aman, Warga Diimbau Beli Sesuai Kebutuhan - Koran Mandalika

Pertamina Sebut Stok BBM dan LPG di NTB Aman, Warga Diimbau Beli Sesuai Kebutuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menyampaikan bahwa stok dan distribusi energi saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.

Hal itu disampaikan untuk menyikapi pemberitaan terkait keluhan masyarakat atas kenaikan harga BBM non-subsidi dan LPG di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa ketahanan stok BBM dan LPG di wilayah NTB masih berada pada level yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara umum, ketahanan stok BBM jenis Gasoline dan Gasoil di wilayah NTB berada dalam kondisi aman dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Distribusi juga berjalan lancar dengan dukungan suplai yang rutin dan terjadwal,” ujar Ahad, Rabu (22/4).

Baca Juga :  Pak Gubernur, Kondisi Jalan Depan Pasar Renteng Makin Parah

Berdasarkan kondisi terkini, ketahanan stok energi di wilayah NTB secara umum adalah sebagai berikut:
– Produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) berada pada kisaran ketahanan ±3 hingga 9 hari.
– Produk Gasoil (Biosolar dan Pertamina Dex) berada pada kisaran ketahanan ±5 hingga 12 hari.
– LPG berada pada kisaran ketahanan ±3 hingga 6 hari.

Ahad menambahkan bahwa peningkatan konsumsi BBM dan LPG di wilayah NTB saat ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, antara lain musim tanam, kegiatan sosial seperti hajatan dan keberangkatan haji, serta pertumbuhan sektor usaha seperti peternakan dan jasa catering.

Selain itu, beredarnya informasi terkait dinamika harga energi global turut memicu peningkatan pembelian BBM oleh masyarakat, khususnya untuk produk subsidi, dengan pola pembelian cenderung penuh (full tank) yang berdampak pada antrean di sejumlah SPBU.

Baca Juga :  Syamsul Luthfi Dukung Sosialisasi Pertamina Geothermal (PGEO) di Lombok

“Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM dan LPG ke seluruh lembaga penyalur berjalan lancar tanpa kendala yang signifikan. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan stakeholder serta pengawasan di lapangan untuk memastikan penyaluran sesuai ketentuan,” tambah Ahad.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mengoptimalkan pengelolaan distribusi, termasuk penguatan monitoring harian, koordinasi lintas sektor, serta penyiapan langkah alternatif guna menjaga ketahanan pasokan energi.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pembelian BBM dan LPG diharapkan dilakukan sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan optimal.

Apabila masyarakat menemukan kendala atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center 135. (*)

Berita Terkait

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru