Cara Cerdas Menghemat Biaya Withdrawal di Exchange Kripto Lokal - Koran Mandalika

Cara Cerdas Menghemat Biaya Withdrawal di Exchange Kripto Lokal

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biaya withdrawal (WD) kini menjadi salah satu aspek penting yang patut diperhatikan oleh para trader kripto di Indonesia. Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi aset digital, potongan kecil setiap kali menarik dana bisa berdampak besar terhadap hasil akhir investasi.

Karena itu, banyak pengguna kini lebih selektif dalam memilih exchange. Bukan hanya karena fiturnya lengkap, tetapi juga karena biaya penarikannya terjangkau.

Biaya WD di Exchange Kripto Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, exchange lokal semakin gencar membuat kebijakan biaya penarikan yang lebih ringan dan transparan. Langkah ini dilakukan agar pengguna dapat bertransaksi dengan lebih nyaman dan tidak terbebani biaya tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dulu biaya WD bisa mencapai belasan hingga puluhan ribu rupiah per transaksi, kini kisarannya jauh lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp2.500 hingga lebih dari Rp10.000, tergantung pada kebijakan masing-masing platform dan bank tujuan.

Penurunan biaya tersebut menjadi bukti bahwa kompetisi di industri kripto berjalan ke arah yang positif. Banyak exchange terus memperbarui struktur biayanya agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna yang semakin cermat dalam membandingkan layanan.

Baca Juga :  5 Tips Mudah Belanja Harian yang Bikin Dompet Kamu Tetap Aman

Sebagai platform jual beli aset kripto berizin dan diawasi, Bittime dikenal sebagai exchange dengan biaya penarikan temurah di Indonesia. Kisaran biayanya berada di sekitar Rp2.500 hingga Rp4.500 per transaksi, tergantung pada bank yang digunakan. Struktur biayanya juga transparan, mencakup pajak, biaya bursa, dan spread harga.

Untuk pasar IDR, transaksi order limit dikenakan biaya 0,22%, sementara order market (instan) sebesar 0,34%. Kebijakan ini menjadikan Bittime sebagai pilihan efisien bagi trader yang aktif bertransaksi maupun menarik dana secara rutin.

Langkah Cermat agar Biaya WD Lebih Efisien

Menekan biaya WD sebenarnya tidak hanya bergantung pada pilihan platform, tetapi juga strategi pengguna. Trader dapat menghemat dengan menarik dana dalam jumlah besar sekaligus, bukan dalam nominal kecil berulang kali.

Selain itu, memilih jaringan kripto dengan gas fee rendah bisa membantu mengurangi biaya tambahan yang berasal dari blockchain. Hal-hal sederhana seperti ini sering kali memberikan dampak nyata terhadap efisiensi aktivitas trading sehari-hari.

Pada akhirnya efisiensi biaya WD menjadi salah satu cerminan dari industri yang semakin matang dan berorientasi pada kenyamanan pengguna. Dengan semakin banyak pilihan dan kebijakan yang lebih terbuka, trader Indonesia kini dapat bertransaksi dengan tenang, efisien, dan tetap fokus pada tujuan utama, yaitu mengelola aset kripto dengan bijak di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Baca Juga :  Collaboration Campaign: Lawak Kampus × Karaoke Manekineko Starts 28th May!

Penting diingat bahwa kripto bersifat sangat fluktuatif. Pengguna sebaiknya tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan dan memastikan setiap transaksi sesuai dengan kemampuan serta tujuan investasi masing-masing. Dengan begitu, aktivitas trading kripto bisa tetap aman, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang.

Tentang Bittime Indonesia
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Portofolio dan Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Insider One, platform Agentic AI untuk otomatisasi interaksi pelanggan, resmi mengakuisisi Bluecore
Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Menguatkan Iman di Tengah Tantangan, PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema “Di Dalam Tekanan Kuasa Tuhan Bekerja”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:56

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Berita Terbaru