Clixid Obat Apa? Cek Manfaat dan Cara Kerjanya - Koran Mandalika

Clixid Obat Apa? Cek Manfaat dan Cara Kerjanya

Selasa, 29 Oktober 2024 - 15:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gangguan kesehatan yang paling sering orang alami adalah gangguan kesehatan pada perut, mulai dari kram, mag, sembelit, hingga GERD. Nah, salah satu obat yang bisa mengatasi rasa tak nyaman pada perut adalah clixid. Clixid obat apa dan apa saja manfaatnya, ya?

Clixid obat apa?

Saat dokter merekomendasikan obat ini, mungkin penasaran sebenarnya clixid obat apa, ya? Clixid adalah obat resep yang mengandung clidinium dan chlordiazepoxide. Clidinium mengurangi gejala kram, sedangkan chlordiazepoxide mengurangi kecemasan dan memberikan efek menenangkan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah obat ini tergolong ke dalam kategori obat keras yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Ini berarti bahwa clixid bukan jenis obat bebas yang bisa langsung dibeli di apotek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa saja manfaatnya?

Ada beberapa manfaat obat clixid untuk tubuh. Manfaat yang paling umum adalah mengurangi kram perut. Kombinasi chlordiazepoxide, clidinium, dan kandungan lain dapat mengobati masalah perut atau usus, termasuk tukak lambung, sindrom iritasi usus besar, dan enterokolitis (radang usus besar dan usus kecil).

Baca Juga :  Kenapa Harus Rutin dan Konsisten Investasi Emas Digital? Ini Alasannya!

Clidinium adalah agen antikolinergik yang dapat mengurangi tingginya asam lambung dan meredakan kejang usus. Chlordiazepoxide adalah benzodiazepin, kelompok obat depresan yang memberikan efek menenangkan.

Efek samping yang perlu diwaspadai

Obat bebas mempunyai beberapa efek samping, apalagi yang tergolong keras seperti clixid. Clixid merupakan hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Jika mengonsumsi obat ini tanpa saran dari dokter, akan mengalami beberapa efek samping berikut:

1. Pusing

2. Mengantuk

3, Lemas

4. Penglihatan kabur

5. Mata kering

6. Mulut kering

7. Mual

8. Sembelit

9. Perut kembung

Dosis atau aturan pakai clixid

Setelah mengetahui clixid obat apa, mungkin penasaran dengan aturan minumnya. Dosis clixid hanya berhak ditentukan oleh dokter dengan resep dan bisa berbeda untuk tiap orang tergantung kondisi kesehatan. Clixid untuk orang dewasa biasanya 1-2 tablet 3-4 kali sehari (30-60 menit sebelum makan dan sebelum tidur).

Baca Juga :  Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

Obat ini juga tersedia dalam bentuk tablet dan harus ditelan secara utuh. Tidak disarankan untuk membelah atau mengunyah obat ini karena efektivitasnya pada penyakit yang diderita bisa berkurang sehingga gejalanya sulit berkurang.

Bagaimana cara kerjanya?

Kandungan berbeda dalam obat ini bekerja dengan dua cara. Kandungan clidinium memperlambat gerakan alami usus dengan mengendurkan otot-otot di perut dan usus. Clidinium termasuk dalam golongan obat yang dikenal sebagai antikolinergik atau antispasmodik.

Selain clidinium, clixid juga mengandung chlordiazepoxide yang mengurangi kecemasan dengan bekerja pada saraf dan otak untuk memberikan efek tenang pada orang yang mengonsumsinya. Inilah alasan seseorang bisa merasa santai dan tenang setelah mengonsumsi clixid.

Itulah penjelasan lengkap tentang clixid obat apa, mulai dari manfaat, efek samping, dosis, cara kerja, hingga indikasinya. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter sehingga jangan pernah mengonsumsinya secara sembarangan. 

Berita Terkait

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan
Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT
Telkom AI Center Usung Human-in-the-Loop dalam Penguatan Talenta AI melalui Workshop METC
Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA
Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kramat Berlomba Tampilkan Pakaian Nasional Terbaik
Prediksi Semakin Akurat, Tapi Keputusan Masih Sulit: Ini Sorotan Prof. Tuga Mauritsius dalam Pengukuhan Guru Besar di BINUS University

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:00

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Rabu, 22 April 2026 - 18:00

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kramat Berlomba Tampilkan Pakaian Nasional Terbaik

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Prediksi Semakin Akurat, Tapi Keputusan Masih Sulit: Ini Sorotan Prof. Tuga Mauritsius dalam Pengukuhan Guru Besar di BINUS University

Rabu, 22 April 2026 - 15:00

Blaize dan Datacomm Jalin Kolaborasi Teknologi untuk Eksplorasi Solusi AI Inference di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru