Daftar Negara yang Menjadikan Bitcoin sebagai Aset Cadangan Masa Depan - Koran Mandalika

Daftar Negara yang Menjadikan Bitcoin sebagai Aset Cadangan Masa Depan

Rabu, 18 Desember 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin semakin menunjukkan taringnya di dunia keuangan global, dengan harga yang melampaui $100.000 per token pada Desember 2024. Lonjakan harga ini mendorong banyak negara untuk mempertimbangkan Bitcoin sebagai cadangan aset negara. 

Beberapa negara bahkan telah mulai mengakuisisi Bitcoin untuk memperkuat cadangan negara mereka, meskipun ada juga yang masih mempertimbangkan langkah ini. Berikut adalah daftar negara yang menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi cadangan aset mereka.

Di antara negara-negara yang pertama kali memulai langkah ini adalah El Salvador, yang pada tahun 2021 menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah. Selain itu, Amerika Serikat juga mengajukan inisiatif untuk membangun cadangan Bitcoin strategis melalui undang-undang “Bitcoin Act”. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara lain yang juga menunjukkan minat terhadap Bitcoin sebagai cadangan negara adalah Brasil, yang mengusulkan untuk mengalokasikan sebagian dari cadangan internasionalnya ke Bitcoin. Selain itu, Rusia dan Polandia turut mempertimbangkan Bitcoin untuk meningkatkan ketahanan ekonomi mereka.

Baca Juga :  BINUS @Malang Dorong Kesehatan Mental lewat Mindfulness Yoga

Negara yang Telah Menjadikan Bitcoin Bagian dari Cadangan Aset Nasional

Beberapa negara seperti El Salvador, Amerika Serikat, Brasil, Polandia, Rusia, dan Texas sudah mulai atau berencana mengintegrasikan Bitcoin ke dalam cadangan negara mereka. El Salvador menjadi pelopor di tahun 2021 dengan menjadikannya alat pembayaran sah dan mengakumulasi Bitcoin sebagai cadangan negara. 

Amerika Serikat juga menunjukkan minatnya melalui undang-undang yang akan mengakuisisi hingga 200.000 Bitcoin setiap tahunnya.

Selain itu, Brasil, yang baru-baru ini mengajukan undang-undang untuk mengalokasikan sebagian cadangan negara ke Investasi Bitcoin, melihat ini sebagai cara untuk mengurangi ketergantungan pada fluktuasi mata uang fiat. Di sisi lain, Rusia dan Polandia juga berencana menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan negara mereka.

Baca Juga :  Teknologi dan Inovasi: Investasi pada startup teknologi dan solusi inovatif sedang meningkat, menjadikan Dubai sebagai pusat teknologi.

Mengapa Bitcoin Dilirik Sebagai Cadangan Aset?

Bitcoin menawarkan keunggulan sebagai aset digital yang terbatas jumlahnya dan terdesentralisasi, sehingga dapat melindungi negara dari inflasi yang terjadi pada mata uang fiat. Bitcoin juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing seperti dolar AS. 

Namun, volatilitas harga Bitcoin tetap menjadi tantangan besar yang harus diperhitungkan oleh negara-negara yang mempertimbangkan untuk menggunakannya sebagai cadangan negara. Meskipun demikian, dengan adopsi yang semakin meluas, Bitcoin berpotensi menjadi cadangan aset yang semakin diterima di dunia internasional.

Bittime menyediakan berbagai fitur yang dirancang untuk membantu kamu mengambil keputusan terbaik dalam investasi kripto. Mulai dari cek harga BTC secara real-time, konversi nilai ke USD dengan mudah, hingga akses ke informasi terkini seputar dunia kripto melalui Bittime Blog. Semua ini bisa diakses dengan cepat, praktis, dan tentu saja gratis!

Berita Terkait

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:53

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:58

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:10

Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:31

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:51

Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:52

Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:10

KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terbaru