‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB - Koran Mandalika

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengimbau kepada masyarakat beragama Hindu, untuk tidak menggunakan minuman keras (miras) di tempat publik pada saat Pawai Ogoh-ogoh.

‎Hal itu disampaikan pada saat rapat bersama Forkopimda di Kantor Gubernur NTB.

‎”Tahun lalu saya sengaja turun ke lokasi tempat pelepasan. Sepanjang jalan itu aroma miras tercium,” kata Iqbal, Senin (16/3).

‎Iqbal menjelaskan imbauan tersebut untuk memastikan keamanan saat pawai berlangsung.

‎”Untuk alasan keamanan. Untuk itu mohon bantuan juga dari teman-teman umat hindu, dari pecalang untuk memastikan tidak ada penggunaan miras di tempat publik,” jelasnya.

‎Terlebih, kata Iqbal, untuk menghindari asumsi miring di masyarakat, penggunaan miras sebaiknya di tempat-tempat tertutup.

‎”Yang tempat-tempat umum jangan sampai terekspos. Apalagi ini bulan puasa, nanti digoreng oleh orang-orang yang ndak bisa lihat kita tenang,” tambahnya.

‎Selain itu, pada rapat tersebut, Iqbal juga menekankan penerapan toleransi antara umat beragama.

‎Misalnya, pada pawai ogoh-ogoh berlangsung nanti, penggunaan musik harus segera dihentikan pada waktu azan.

‎”Tambahan sejumlah kesepakatan tadi mohon di catat. Pada saat azan, musik berhenti,” ujar Iqbal.

‎Begitupun pada saat pawai takbiran, Iqbal menegaskan, penggunaan pengeras suara harus dihentikan saat melewati rumah-rumah warga beragama Hindu yang tengah menjalankan Hari Raya Nyepi.

‎”Begitu juga takbiran. Pada saat melalui kampung bali nanti juga menghentikan penggunaan sound system,” tegasnya. (dik)

Baca Juga :  Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTT Dipastikan Berjalan Tahun Depan

Berita Terkait

Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren
PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji
Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB
Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng
3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses
WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal
Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

SUCOFINDO Perkuat Posisi sebagai Global Testing, Inspection, Certification Company pada TIC Summit 2026 di Brussels

Berita Terbaru