Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim - Koran Mandalika

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang — Upaya memperkuat ketahanan desa terhadap perubahan iklim terus dilakukan melalui kolaborasi multipihak. PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama United Nations Office for Project Services (UNOPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghadirkan Program Penguatan Aksi Iklim dan Mata Pencaharian Berbasis Desa. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat desa beradaptasi terhadap tantangan iklim sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Salah satu bentuk nyata dari program tersebut diwujudkan melalui pelatihan digital marketing yang diikuti oleh perwakilan dari 100 desa dampingan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Provinsi Sumatera Selatan. Pelatihan ini membekali pelaku usaha desa dan UMKM dengan keterampilan praktis, mulai dari membangun identitas merek, teknik fotografi produk sederhana, hingga pemanfaatan marketplace dan media sosial seperti Instagram dan TikTok agar produk desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Technology and Human Day 2025: Perpaduan Inovasi dan Kreativitas di BINUS @Kemanggisan

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Palembang, Andhies Arman, menyampaikan bahwa pelatihan ini disusun agar mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan oleh masyarakat desa. Peserta diajak memahami dasar-dasar branding, cara menata dan memotret produk menggunakan perangkat yang tersedia, menyusun konten promosi yang menarik, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui pelatihan ini, kami berharap produk-produk unggulan desa ProKlim tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Andhies Arman.

Ia menambahkan, keterlibatan SUCOFINDO dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan bertumbuh bersama masyarakat.

Baca Juga :  SEC Adakan Pertemuan dengan Perusahaan Terkait Regulasi Kripto

“SUCOFINDO tidak hanya menjalankan peran di bidang inspeksi dan sertifikasi, tetapi juga berupaya mendukung penguatan kapasitas masyarakat. Kami ingin desa-desa ProKlim dampingan kami semakin mandiri secara ekonomi, sekaligus tetap konsisten menjalankan aksi iklim berbasis komunitas,” jelasnya.

Program pendampingan Proklim yang dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara SUCOFINDO, UNOPS, dan KLH/BPLH diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang saling menguatkan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

“Kedepan, SUCOFINDO berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif serupa melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, serta penyediaan layanan profesional yang mendorong praktik berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Andhies Arman.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi
Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber
RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi
Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik
Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:00

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

Kamis, 16 April 2026 - 22:00

Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 19:00

Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:00

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru