Dhiraj Kelly Sawlani: Menyatukan Hukum, Manajemen, dan Nilai Kemanusiaan dalam Kepemimpinan Modern - Koran Mandalika

Dhiraj Kelly Sawlani: Menyatukan Hukum, Manajemen, dan Nilai Kemanusiaan dalam Kepemimpinan Modern

Jumat, 24 Oktober 2025 - 02:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin multidisipliner ini membagikan pandangannya tentang arti kepemimpinan di era transformasi, ketika integritas dan empati menjadi fondasi kemajuan.

Dalam lanskap bisnis yang terus bergerak cepat, banyak organisasi berlomba menyesuaikan diri dengan teknologi baru, sistem digital, dan perubahan pasar global. Namun bagi Dhiraj Kelly Sawlani, kemajuan sejati tidak hanya soal kecepatan beradaptasi, melainkan juga tentang ketepatan arah dan kedalaman nilai.

Sebagai seorang pemimpin yang aktif di bidang konstruksi, hukum, dan manajemen strategis, Dhiraj melihat tantangan terbesar masa kini bukan sekadar pada kemampuan teknis, melainkan pada cara manusia memahami dan mengelola perubahan. “Kita hidup di masa ketika keputusan bisnis harus memiliki landasan moral yang kuat. Teknologi mempercepat langkah kita, tetapi nilai yang menentukan apakah langkah itu benar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepemimpinan Berbasis Nilai

Dalam kepemimpinannya, Dhiraj berupaya mengembalikan makna kepemimpinan sebagai seni membangun manusia, bukan hanya mengelola hasil. Ia percaya bahwa perusahaan seharusnya menjadi ruang tumbuh, tempat orang dapat belajar, berkontribusi, dan merasa memiliki makna.

“Perusahaan tidak bisa hanya diukur dari laporan keuangan. Ia juga harus dinilai dari tingkat kepercayaan, kolaborasi, dan kesejahteraan yang tumbuh di dalamnya,” tuturnya. Prinsip inilah yang ia terapkan dalam berbagai inisiatif bisnis yang digelutinya — dari proyek infrastruktur hingga pengembangan ruang kerja kreatif.

Baca Juga :  Manajemen KAI Divre III Palembang Lakukan Pengawasan Lintas di Libur Panjang Hari Isra Mikraj

Menjembatani Ilmu dan Praktik

Latar belakang akademik Dhiraj yang luas — mencakup manajemen, hukum, hingga studi pertahanan — memberinya cara pandang lintas disiplin. Ia menilai setiap bidang ilmu memiliki irisan yang dapat saling memperkaya. “Hukum memberi arah, manajemen memberi struktur, dan nilai manusia memberi makna,” jelasnya.

Melalui pendekatan ini, ia kerap menekankan pentingnya governance dan etika dalam pembangunan ekonomi. Bagi Dhiraj, setiap bisnis besar harus dimulai dari sistem yang bersih, adil, dan transparan — fondasi yang ia anggap tidak bisa digantikan oleh teknologi apa pun.

Mencari Relevansi di Era Digital

Sebagai bagian dari generasi pemimpin baru, Dhiraj melihat potensi besar dari integrasi AI dan transformasi digital, namun juga mengingatkan tentang risiko kehilangan sentuhan manusiawi. “Teknologi seharusnya memperkuat karakter manusia, bukan menggantikannya,” ucapnya.

Ia banyak terlibat dalam pengembangan strategi digital leadership dan komunikasi modern, di mana fokusnya bukan hanya pada kehadiran daring, tetapi pada bagaimana narasi personal dan kredibilitas dibangun secara otentik. Menurutnya, di era keterbukaan informasi, kejujuran dan konsistensi adalah dua bentuk reputasi baru.

Baca Juga :  Cara Pantau Sales Lapangan Secara Real Time dengan Barantum CRM

Perjalanan yang Terus Berlanjut

Meski telah menempati berbagai posisi strategis, Dhiraj menganggap dirinya masih dalam perjalanan panjang pembelajaran. Ia aktif berbagi pandangan di berbagai forum akademik dan profesional, mendorong generasi muda untuk memahami bahwa keberhasilan tidak lahir dari instan, tetapi dari proses berpikir yang mendalam.

“Setiap orang punya versi kepemimpinannya masing-masing. Bagi saya, kepemimpinan adalah tentang mendengarkan, memahami, dan memberi ruang bagi orang lain untuk tumbuh,” ujarnya menutup wawancara.

Tentang PT. Sarana Abadi Raya

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani adalah Presiden Direktur PT Sarana Abadi Raya dan pendiri Ide Ruang (CV Sinar Mulia Konstruksi). Ia dikenal sebagai pemimpin multidisipliner yang menggabungkan keahlian dalam hukum, manajemen, dan teknologi untuk mendorong transformasi bisnis Indonesia menuju era digital yang berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026
Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:43

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:51

Indibiz KTI Kolaborasi dengan Makassar Game Developer Hadirkan Global Game Jam Makassar 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:46

KAI Logistik Optimalkan Kawasan Gudang Kalimas untuk Perkuat Rantai Logistik Terpadu

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:50

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:45

Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:10

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:07

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:25

Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan

Berita Terbaru

Teknologi

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Kamis, 5 Feb 2026 - 19:43