AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan - Koran Mandalika

AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AI Center Makassar mendorong talenta digital mengembangkan proyek Artificial Intelligence menjadi produk bisnis dengan model pendapatan berkelanjutan melalui program AI Clinic.

Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital. Laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama World Bank menyebutkan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar 600 ribu talenta setiap tahun. Namun, banyak talenta teknologi masih berfokus pada pengembangan prototipe atau portofolio tanpa pendampingan yang memadai untuk mengubah inovasi tersebut menjadi produk bisnis yang berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Makassar menyelenggarakan AI Clinic for Business: Turning AI Projects into Recurring Income pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Telkom AI Center Makassar. Program ini menjadi ruang diskusi dan mentoring bagi talenta digital agar proyek Artificial Intelligence (AI) yang sebelumnya masih berupa prototipe atau portofolio dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai komersial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi komersialisasi solusi AI, mulai dari penyusunan model bisnis, identifikasi kebutuhan pasar, hingga pengembangan skema monetisasi berbasis recurring income. Pendekatan ini bertujuan membantu talenta teknologi tidak hanya menciptakan inovasi teknis, tetapi juga memahami cara menghadirkan produk AI yang relevan dan berkelanjutan di pasar.

Baca Juga :  Perkuat Portfolio Produk Granit Premium, ROMAN Luncurkan Xtra 100x100

Sesi pembukaan menghadirkan pemaparan dari Khairul Umam yang membahas strategi pengembangan model bisnis serta peluang inkubasi bagi startup berbasis teknologi. Selain itu, Kholil Haq Al Hakim turut memberikan wawasan mengenai penguatan aspek teknis serta implementasi Artificial Intelligence agar solusi yang dikembangkan peserta lebih siap diterapkan di dunia industri.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan mentoring one-on-one, di mana setiap tim memperoleh masukan spesifik terkait strategi bisnis, kesiapan teknologi, serta peluang komersialisasi solusi AI yang mereka kembangkan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan arahan praktis yang dapat langsung diterapkan pada pengembangan proyek mereka.

Salah satu peserta, Silmi Hafizat, mengungkapkan bahwa sesi mentoring memberikan perspektif baru dalam mengembangkan proyek teknologi menjadi produk bisnis. “Sesi mentoring sangat membuka wawasan kami, bukan hanya dari sisi teknis tetapi juga bagaimana menyusun model bisnis yang realistis dan skema pendapatan berulang. Kami jadi lebih memahami langkah konkret untuk membawa prototipe kami ke pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek 2 November untuk Dukung LRT RUN 2025

Sementara itu, Mizan Lazuardi menegaskan bahwa AI Clinic dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan teknis dan kesiapan komersial talenta digital. “Kami ingin memastikan inovasi AI tidak berhenti pada tahap prototipe, tetapi berkembang menjadi produk digital yang memiliki model pendapatan berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha,” jelasnya.

Melalui program ini, Telkom AI Center Makassar tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan teknologi, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan digital bagi talenta muda. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi AI yang tidak berhenti sebagai proyek pengembangan, tetapi berkembang menjadi startup teknologi dan solusi digital yang memberikan dampak nyata bagi dunia usaha, khususnya sektor UMKM, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia Timur. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:53

Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:09

3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:13

Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang

Senin, 18 Mei 2026 - 17:44

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Senin, 18 Mei 2026 - 07:06

Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:38

NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:55

Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika

Berita Terbaru