Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis - Koran Mandalika

Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis

Melalui BINUS Crypto Week, BTSE Indonesia menyoroti pentingnya literasi AI, kemampuan berpikir kritis, dan kecakapan finansial dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja.

Jakarta, 02 Oktober 2026 – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara generasi muda belajar, bekerja, menyelesaikan masalah, dan mempersiapkan karier. Kemampuan menggunakan teknologi kini menjadi semakin penting, tetapi kecakapan teknis saja tidak cukup untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Ketika akses terhadap AI semakin terbuka, kemampuan memahami konteks, memeriksa kualitas informasi, dan mengambil keputusan secara mandiri akan menjadi pembeda. Perubahan kebutuhan tersebut tercermin dalam Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum. Laporan itu menempatkan AI dan big data, jaringan dan keamanan siber, serta literasi teknologi sebagai keterampilan dengan pertumbuhan kebutuhan tercepat menuju 2030. 

AI dan Masa Depan Karier Generasi Muda, menjadi salah satu pembahasan dalam panel “Impact of AI on Your Future Career” pada BINUS Crypto Week yang diselenggarakan pada 26 September 2026. Panel tersebut menghadirkan Muhammad Wendy Taufiq Hidayah, Chief Technology Officer BTSE Indonesia, bersama sejumlah pelaku industri teknologi, AI, blockchain, dan aset digital. Diskusi mengeksplorasi bagaimana AI membentuk ulang cara profesional muda belajar, bekerja, membangun keterampilan, dan mengembangkan karier. “Di BTSE Indonesia, kami meyakini bahwa generasi talenta berikutnya tidak hanya perlu memahami teknologi, tetapi juga mengetahui cara menggunakannya secara bertanggung jawab dan mengubahnya menjadi dampak nyata. AI dapat membantu manusia bekerja lebih efektif, tetapi kemampuan untuk menilai informasi, memahami konteks, dan mengambil keputusan tetap menjadi tanggung jawab manusia,” ujar Muhammad Wendy Taufiq Hidayah, Chief Technology Officer BTSE Indonesia.

Prinsip yang sama berlaku ketika generasi muda berinteraksi dengan layanan keuangan digital, Web3, dan aset kripto. Kemampuan menggunakan aplikasi dan mengakses teknologi tidak selalu sama dengan kemampuan mengambil keputusan finansial secara tepat. Perkembangan industri aset digital di Indonesia menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta. Nilai transaksi aset kripto juga mendekati Rp122 triliun selama lima bulan pertama 2026. OJK menyebut mayoritas pengguna aset kripto merupakan generasi muda. “Literasi teknologi dan literasi finansial memiliki prinsip dasar yang sama. Keduanya menuntut kita untuk tidak langsung menerima informasi atau mengikuti tren, tetapi memahami manfaat, keterbatasan, dan risikonya terlebih dahulu” lanjut Wendy.

Baca Juga :  Tanda Tangan Elektronik Adalah Kunci Efisiensi Bisnis: Ini Keuntungan Utamanya!

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pengalaman perdagangan aset digital secara lebih terukur, BTSE Indonesia juga menyelenggarakan kampanye “Trade Dapet Cashback Batch 2” pada 24 September–10 Oktober 2026. Pengguna yang telah menyelesaikan KYC Level 1 dan melakukan transaksi pertama dengan nilai minimum Rp1 juta berkesempatan mengikuti lucky draw cashback sebesar 25 persen. Kampanye tidak berlaku untuk pasangan IDR/USDT dan mengikuti seluruh syarat serta ketentuan yang berlaku. Kampanye tersebut menegaskan bahwa dana yang digunakan harus merupakan dana pribadi dan bukan berasal dari utang atau pinjaman. Peserta juga perlu memahami risiko yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan aset kripto sebelum mengambil keputusan. Informasi selengkapnya mengenai kampanye dapat diakses melalui : https://activity.btse.id/en  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini
KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”
BRI Finance Tawarkan Bunga Mobil Baru Mulai 3,33%, Dorong Pembiayaan yang Terencana
BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 18 Persen pada September 2026
Bangun Budaya Transportasi Publik Sejak Dini, Hampir 39 Ribu Anak Ikuti Edutrain LRT Jabodebek
Mau ke Bandung Naik Whoosh Pagi? Bisa Naik LRT Jabodebek yang Uji Coba Berangkat dari Dukuh Atas Pukul 05.30 WIB
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 18:58

Dekat Pantai dan Sirkuit, Raja Hotel Kuta Mandalika Jadi Primadona Baru Pariwisata Lombok

Senin, 13 April 2026 - 09:49

Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:14

Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:44

Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok

Kamis, 11 September 2025 - 19:49

Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi

Rabu, 10 September 2025 - 15:15

Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja

Sabtu, 21 Juni 2025 - 21:27

Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:37

Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan

Berita Terbaru

Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

Teknologi

Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:02