Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026 - Koran Mandalika

Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026

Sabtu, 5 September 2026 - 15:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Berakhirnya masa jabatan Direksi PDAM Lombok Tengah pada 3 September 2026 tidak serta-merta mengakhiri kepemimpinan dua direksi perusahaan daerah tersebut.

Bambang Supratomo, S.IP., M.M. kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Lalu Muh. Lutfi, S.E. kembali menduduki posisi Direktur Umum dan Keuangan. Adapun Lalu Sukemi Adiantara yang telah menjabat selama dua periode tidak kembali diangkat.

Pengangkatan kembali Bambang dan Lutfi menjadi menarik karena dilakukan setelah perusahaan melalui periode kepemimpinan 2021–2026 dengan sejumlah capaian yang dapat diukur melalui audit keuangan, audit kinerja, survei kepuasan pelanggan, penghargaan BUMD hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang sendiri sebelumnya sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sekaligus merangkap Direktur Umum sebelum kemudian resmi diangkat sebagai Direktur Utama pada 2023 melalui proses seleksi.

Pengangkatan kembali tersebut mengacu pada ketentuan mengenai pengangkatan direksi, yang salah satunya mensyaratkan adanya peningkatan kinerja perusahaan yang dibuktikan melalui hasil audit keuangan dan audit kinerja.

Lima Tahun, Nilai Kinerja Terus Naik

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah hasil audit kinerja BPKP.

Dalam periode 2021–2025, kinerja PDAM Lombok Tengah tercatat berada dalam kategori sehat, dengan nilai yang menunjukkan tren peningkatan setiap tahun.

Pada 2021, nilai kinerja berada di angka 2,83. Angka tersebut meningkat menjadi 2,85 pada 2022, kemudian 2,91 pada 2023, 2,94 pada 2024, dan mencapai 3,03 pada 2025.

Tren tersebut menunjukkan adanya peningkatan kinerja perusahaan dari tahun ke tahun.

Selain audit kinerja, laporan keuangan PDAM Lombok Tengah juga disebut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) selama lima tahun berturut-turut.

Dua indikator tersebut menjadi bagian penting dalam menilai tata kelola dan kesehatan perusahaan.

Kepuasan Pelanggan Tiga Kali Predikat Baik

Baca Juga :  11 Sekolah, Satu Arena, Seribu Mimpi: Samara School Olympic Kembali Menggebrak

Dari sisi pelayanan publik, PDAM Lombok Tengah juga mencatat hasil positif dalam sejumlah survei kepuasan masyarakat.

Survei yang dilakukan LPM Universitas Mataram pada 2022, Nusra Institute pada 2024, dan Matrik Data pada 2026 sama-sama memberikan predikat baik terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PDAM.

Artinya, selain indikator finansial dan kinerja perusahaan, aspek pelayanan kepada pelanggan juga menjadi bagian yang terus dievaluasi.

Dari BUMD Sehat hingga Raih Penghargaan

Sejumlah penghargaan juga diperoleh PDAM Lombok Tengah selama periode tersebut.

Di antaranya Top BUMD Award Bintang 4 tahun 2023, kemudian penghargaan Top BUMD Award dan Top CEO BUMD 2026.

Selain itu, jajaran direksi juga memperoleh penghargaan Top Leadership dari Sky Media pada 2024 yang diselenggarakan di Hotel Truntum Bali.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pengakuan eksternal terhadap pengelolaan perusahaan, tata kelola, kepemimpinan, serta inovasi pelayanan.

Tiga Tahun Sudah Setor Dividen ke Daerah

Capaian lain yang cukup signifikan adalah perubahan badan hukum PDAM menjadi Perumda Air Minum melalui penyusunan Peraturan Daerah.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi kelembagaan perusahaan sekaligus memperkuat orientasi tata kelola dan kemandirian perusahaan.

Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan disebut telah mencapai kondisi Full Cost Recovery (FCR) dan mulai memberikan kontribusi melalui setoran dividen kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebagai PAD.

Capaian tersebut menjadi salah satu perubahan penting dalam perjalanan perusahaan karena sebelumnya PDAM Lombok Tengah belum mampu memberikan kontribusi dividen kepada daerah sejak perusahaan berdiri.

Tidak Hanya Mengejar Kinerja Keuangan

Di bawah kepemimpinan direksi, sejumlah inovasi pelayanan juga dikembangkan.

Mulai dari call center dan media sosial sebagai kanal pengaduan dan informasi pelanggan, digitalisasi peta jaringan melalui Geographic Information System (GIS), hingga pengembangan website sebagai pusat informasi dan pengaduan.

PDAM juga membentuk Satgas Ledeng yang disiagakan untuk menangani gangguan dan keluhan pelanggan secara lebih cepat.

Baca Juga :  PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Dari sisi pembayaran, perusahaan memperluas kanal pembayaran melalui gerai Alfamart, Indomaret, e-commerce, PPOB hingga mobile banking.

Untuk kelompok tertentu, PDAM juga memberikan kebijakan subsidi atau diskon pembayaran rekening air bagi rumah ibadah.

Program Lingkungan hingga CSR

Transformasi juga diarahkan pada aspek lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui program Orang Tua Asuh Pohon, pegawai didorong untuk menanam sekaligus merawat pohon di kawasan sumber mata air.

Sementara melalui program PDAM Peduli, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan sosial seperti bantuan sembako, distribusi air tangki saat kekeringan, bantuan sapi kurban di wilayah sumber mata air, serta program Sedekah Yatim Tersenyum.

PDAM juga mengembangkan training center untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia.

Di sisi lain, seluruh sumber mata air yang dikelola perusahaan juga disebut telah memiliki izin Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).

Core Value ASIK Jadi Pegangan

Berbagai program dan capaian tersebut dijalankan dengan membawa nilai inti atau core value ASIK sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan.

Dengan kombinasi peningkatan kinerja, tata kelola, inovasi pelayanan, kepedulian lingkungan dan kontribusi terhadap daerah, kepemimpinan Bambang Supratomo bersama jajaran direksi periode sebelumnya dinilai telah memberikan sejumlah fondasi bagi keberlanjutan perusahaan.

Kini, setelah kembali dipercaya memimpin PDAM Lombok Tengah, tantangannya tentu tidak lagi sekadar mempertahankan capaian.

Ekspektasi berikutnya adalah bagaimana tren kinerja yang sudah meningkat tersebut dapat terus dipertahankan, pelayanan kepada pelanggan semakin baik, cakupan layanan diperluas, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD Lombok Tengah semakin besar.

Dengan demikian, pengangkatan kembali direksi bukan hanya soal melanjutkan jabatan, tetapi juga menjadi ujian baru untuk membuktikan apakah capaian lima tahun sebelumnya mampu dipertahankan dan ditingkatkan pada periode berikutnya. (*)

Berita Terkait

MFOS Round 4 × Kejurnas ITCR 2026: Persaingan Memanas, Dua Race Jadi Penentu Akhir Pekan
Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru