PDAM Loteng Kaji Arahan Bupati Soal Perluasan Layanan Air Gratis bagi Rumah Ibadah - Koran Mandalika

PDAM Loteng Kaji Arahan Bupati Soal Perluasan Layanan Air Gratis bagi Rumah Ibadah

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah menindaklanjuti arahan Bupati Lombok Tengah terkait layanan air gratis untuk rumah ibadah tidak hanya mushola dan masjid.

Direktur Utama PDAM Loteng, Bambang mengatakan, pihaknya masih mengkaji terkait arahan tersebut dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan dan kemampuan operasional perusahaan.

Namun, terdapat dua hal utama yang menjadi perhatian sebelum program diperluas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perintah pak bupati tentu harus kami tindak lanjuti. Tapi ada dua hal yang jadi perhatian, yakni kesiapan infrastruktur jaringan dan kemampuan operasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, belum seluruh rumah ibadah terjangkau jaringan distribusi PDAM, sehingga menjadi kendala dalam pemasangan meter air gratis.

Baca Juga :  ‎Perkuat Tata Kelola Bersih, PDAM Loteng Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

“Misalnya ada masjid yang ingin kita pasangkan meter gratis, tetapi jaringan belum tersedia. Itu yang membuat belum bisa kita realisasikan,” jelasnya.

Saat ini, PDAM Loteng telah melayani sekitar 470 rumah ibadah dengan air gratis, dari total sekitar 1.600 unit rumah ibadah di Lombok Tengah.

Bambang menyebut, jika seluruhnya digratiskan, perusahaan harus melakukan perhitungan ulang karena berpotensi meningkatkan biaya operasional.

“Kalau semuanya digratiskan, tentu kita harus berhitung ulang karena akan berdampak pada pembengkakan biaya operasional,” imbuhnya.

Bambang Supratomo terus melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap rumah ibadah yang telah memiliki jaringan siap pakai untuk pemasangan meter air. “Kita evaluasi mana masjid dan mushola yang sudah siap jaringan untuk dipasangkan meter air,” katanya.

Baca Juga :  Pipa Induk Rusak, Dirut PDAM Loteng: Tak Ada Dampak Signifikan Terhadap Pelayanan

Ia menegaskan, layanan gratis tetap memiliki batasan penggunaan sesuai kebutuhan utama rumah ibadah.

“Kata gratis ini jangan diartikan tanpa batas. Tetap ada ketentuan, misalnya pemakaian dalam batas tertentu, karena ini diperuntukkan untuk kebutuhan ibadah seperti wudhu dan kegiatan di masjid,” tegasnya.

Bambang Supratomo berharap program ini dapat berjalan secara bertahap dengan tetap menjaga keberlanjutan layanan serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat secara luas. (*)

Berita Terkait

25 Ritel Modern di Loteng Diminta Tutup Mandiri, Kasat Pol PP: Jika Tidak Kita Tutup Paksa
Lombok Tengah Jadi Sorotan, Polres dan AFP Perkuat Benteng Anti Penyelundupan Manusia
Poltekpar Lombok Satu Dekade: Cetak SDM Siap Kerja, Siap Wirausaha, Siap Mendunia
Abdul Hadi Wujudkan Jembatan Gantung Darmaji–Kerembong, Warga Sambut Antusias Proyek Bersejarah
ITDC Perkuat The Mandalika Lewat Festival Wellness & Budaya yang Diminati Ratusan Peserta
Miskinkan Koruptor, Kuatkan Rakyat: Kejari Lombok Tengah Selamatkan Rp1,4 Miliar
Perpisahan atau Pungli? Ketua DPRD Lombok Tengah Buka Suara Soal Iuran Jumbo di SMPN 1 Praya
Haji Harmaen Tegaskan 3 Pilar Pembenahan RSUD Praya untuk Pelayanan Optimal

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:00

Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:00

Digiten Memperkuat Dukungan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha di Area Bekasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:01

Muslim AI Companion dari Indonesia Dipakai di 160 Negara, Raih Investasi dari HASAN.VC

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

Tukar Koin ASRI Living dan Nikmati myBCA Java Jazz Festival 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

DISG: Platform Kerja Sama Ekonomi Jepang-ASEAN Diluncurkan di Tengah Pandemi COVID-19. Masuo Kuremura, Mantan Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Ditunjuk sebagai Ketua

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Berita Terbaru