Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish - Koran Mandalika

Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

Rabu, 8 April 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari Rabu, 8 April 2026 diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang solid dan dukungan faktor fundamental yang kondusif. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, XAU/USD kini menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H4, setelah berhasil menembus area resistance penting yang sebelumnya menjadi batas pergerakan harga.

Breakout yang terjadi tersebut menjadi indikasi awal terbentuknya tren naik baru dalam pergerakan emas. Dalam konteks pasar, keberhasilan menembus resistance biasanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga lebih lanjut. Kondisi ini juga sering diikuti oleh peningkatan minat beli yang dapat mendorong harga bergerak lebih tinggi dalam jangka menengah.

Meski demikian, pergerakan naik tidak selalu berlangsung secara konsisten tanpa jeda. Dalam kondisi saat ini, peluang terjadinya koreksi jangka pendek tetap terbuka, terutama setelah harga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun, koreksi tersebut dinilai sebagai bagian dari mekanisme pasar yang sehat dan justru dapat menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk masuk pada level harga yang lebih optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara teknikal, area Fibonacci retracement 61,8% menjadi salah satu level yang patut diperhatikan. Level ini dikenal sebagai golden ratio yang kerap menjadi titik penting dalam menentukan arah lanjutan tren. Koreksi menuju area tersebut berpotensi menjadi pijakan bagi harga emas untuk kembali melanjutkan penguatan dengan momentum yang lebih stabil.

Baca Juga :  Hisense Pertahankan Posisi ke-2 dalam Pengiriman TV Global Selama Tiga Tahun Berturut-turut

Indikator teknikal lainnya juga menunjukkan sinyal yang sejalan dengan potensi kenaikan. Harga emas saat ini berada di atas Moving Average 21 dan 34, yang menandakan bahwa tren jangka menengah masih berada dalam jalur bullish. Posisi ini umumnya mencerminkan dominasi tekanan beli yang masih cukup kuat di pasar.

Sementara itu, indikator Stochastic berada di area overbought dan masih menunjukkan arah pergerakan ke atas. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum beli masih mendominasi, meskipun dalam waktu dekat terdapat kemungkinan terjadinya koreksi teknikal. Kondisi overbought sering kali menjadi sinyal bahwa harga telah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, sehingga potensi konsolidasi atau penurunan sementara menjadi hal yang wajar.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan harga emas turut didukung oleh sejumlah faktor global. Salah satunya adalah potensi pelemahan dolar Amerika Serikat apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan. Melemahnya indikator ekonomi seperti inflasi atau tenaga kerja dapat memberikan tekanan terhadap dolar, yang pada akhirnya membuka ruang bagi kenaikan harga emas.

Baca Juga :  Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar juga menjadi sentimen positif bagi emas. Jika Federal Reserve mulai mengisyaratkan penurunan suku bunga, maka daya tarik emas sebagai instrumen investasi akan meningkat. Hal ini karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga menjadi lebih kompetitif ketika suku bunga berada dalam tren penurunan.

Permintaan terhadap aset safe haven juga diperkirakan tetap tinggi di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. Faktor geopolitik maupun kondisi ekonomi global yang belum stabil dapat mendorong investor untuk mencari instrumen yang relatif aman, seperti emas.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turut memberikan dukungan tambahan bagi harga emas. Ketika yield obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren bullish pada emas masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah. Meskipun potensi koreksi tetap ada, arah pergerakan utama masih didominasi oleh sentimen positif. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci serta dinamika pasar global yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal
Ada yang Makin PLUS di neobank Menjelang Akhir Tahun
Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95
Dolar dan Yield Jadi Beban, Emas Berpotensi Turun ke US$4.064
FLOQ Hadir di TOKEN2049 Singapore 2026, Jadi Bagian dari Momentum Besar Industri Kripto Global
BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Ada yang Makin PLUS di neobank Menjelang Akhir Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02

FLOQ Hadir di TOKEN2049 Singapore 2026, Jadi Bagian dari Momentum Besar Industri Kripto Global

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:07

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05

BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru

Teknologi

Ada yang Makin PLUS di neobank Menjelang Akhir Tahun

Rabu, 7 Okt 2026 - 14:02