Digital Talks Bandung: Dukungan Telkom Indonesia Untuk Kembangkan Pelaku Usaha dengan Kapabilitas AI - Koran Mandalika

Digital Talks Bandung: Dukungan Telkom Indonesia Untuk Kembangkan Pelaku Usaha dengan Kapabilitas AI

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo membawa teknologi ke tengah masyarakat lewat cerita yang dekat dan bisa dirasakan

Di tengah pergeseran teknologi ke arah digital yang terus bergerak cepat, banyak pelaku usaha kecil justru merasa tertinggal. Akal imitasi atau AI sering kali terdengar seperti sesuatu yang jauh dari jangkauan, tidak lekat dengan keseharian mereka. Bukan karena tidak ingin beradaptasi, tapi karena kurangnya ruang belajar yang terasa relevan dan mudah dipahami. Padahal, kebutuhan akan inovasi semakin nyata, terutama bagi usaha-usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Melihat kebutuhan itu, Telkom Indonesia melalui program Indigo, membuka ruang dialog melalui event Digital Talks Road to AI Connect Bandung. Acara ini menjadi upaya untuk mendekatkan teknologi pada kehidupan nyata para pelaku usaha dan masyarakat umum. Bukan untuk menggurui, tetapi untuk mendengarkan, berbagi, dan membuka jalan agar teknologi bisa lebih dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak orang.

Sesi tanya jawab dengan peserta

Tiga inovator muda hadir membawa perspektif baru, bukan hanya sebagai pembicara, tetapi juga sebagai pelaku yang pernah menghadapi tantangan serupa. Mochamad Indra Yusuf dari Koku Footwear membagikan kisah tentang bagaimana merek lokal dapat berkembang melalui strategi digital. Rayhan Gautama dari Pajak.io menekankan pentingnya memperkuat fondasi bisnis dengan sistem yang tertata rapi. Sementara Ilm Rusyamsi dari Artea.ai memperkenalkan cara memanfaatkan akal imitasi untuk menghasilkan konten yang lebih bermakna tanpa menambah beban kerja.

Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menyampaikan, “Teknologi bukan sekadar soal perangkat dan sistem, melainkan juga tentang bagaimana kita menciptakan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang ada.” Pernyataan ini menggarisbawahi fokus Indigo pada penerapan teknologi yang inklusif, dengan tujuan untuk memastikan bahwa pelaku usaha dari berbagai latar belakang dapat memanfaatkan inovasi digital dalam memperkuat bisnis mereka.

Baca Juga :  Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Pemaparan materi oleh Rayhan Gautama dari Pajak.io

Digital Talks ini bukan sekadar diskusi, tapi ruang di mana peserta dari berbagai latar belakang saling bertukar ide dan pengalaman. Mereka datang dengan rasa ingin tahu yang tinggi, dan pulang dengan wawasan baru, serta semangat yang diperkuat untuk menerapkan inovasi dalam usaha atau bidangnya masing-masing. Suasana yang interaktif mendorong percakapan yang hidup dan ide-ide segar tumbuh secara alami.

Indigo berupaya menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia melalui kegiatan seperti Digital Talks Road to AI Connect. Setiap pelaku usaha, dari yang baru memulai hingga yang sudah berkembang, berhak mendapatkan akses teknologi yang memudahkan dan memperkuat langkah mereka. Indigo hadir sebagai mitra yang siap mendukung perjalanan transformasi digital para pelaku usaha agar mereka bisa berkembang secara inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis
Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih
Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity
Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik
Bbasam, Restoran Korea yang Perkenalkan Samgyeopsal dengan Butter-Aged 144 Jam, Resmi Hadir di Bali
Zumba Party Hadir di Marianna Resort, Satukan Komunitas dari Berbagai Daerah
Migrasi Pabrik dari Aplikasi Buatan Sendiri ke Odoo: Apa Bedanya?
Trisakti Melangkah ke Panggung Dunia, Debut di THE World University Rankings 2027

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:02

Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:02

Zumba Party Hadir di Marianna Resort, Satukan Komunitas dari Berbagai Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:02

Migrasi Pabrik dari Aplikasi Buatan Sendiri ke Odoo: Apa Bedanya?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:02

Trisakti Melangkah ke Panggung Dunia, Debut di THE World University Rankings 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:02

WTI Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Waspadai Risiko Pasokan Global

Berita Terbaru

NTB Terkini

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05