DJKA dan PT KAI Tegaskan Komitmen Tangani Dampak Bencana Alam Longsor Batu Tulis Demi Keselamatan dan Kemudahan Akses Masyarakat - Koran Mandalika

DJKA dan PT KAI Tegaskan Komitmen Tangani Dampak Bencana Alam Longsor Batu Tulis Demi Keselamatan dan Kemudahan Akses Masyarakat

Jumat, 6 Juni 2025 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan underpass Batu Tulis bertujuan mengurangi jumlah perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya, sehingga resiko kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin

Jakarta, 5 Juni 2025 — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan komitmen penuh dalam percepatan penanganan bencana alam longsor di akses menuju Stasiun Batu Tulis, Kota Bogor. Upaya ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pemerintah dan Operator dalam menjamin keselamatan masyarakat serta meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan transportasi publik.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menyampaikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan dampak longsor ini. Melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung), DJKA telah memulai proses normalisasi secara bertahap di lokasi terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen dan serius dalam percepatan penanganan bencana alam longsor di Batu Tulis. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” ujar Allan saat meninjau lokasi di Bogor, Rabu (4/6).

Baca Juga :  Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kemenhub Alan Tandiono, Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin, Kepala BTP Kelas 1 Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono, Kepala BTP Kelas 1 Bandung Endang Setiawan dan EVP KAI Daop 1 Jakarta, YUskal Setiawan saat Meninjau Longsoran di Batu Tulis

Ia menjelaskan bahwa pembangunan underpass Batu Tulis bertujuan mengurangi jumlah perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya, sehingga resiko kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.

Kepala BTP Bandung, Endang Setiawan, menambahkan bahwa penanganan dilakukan dalam dua tahap. Tahap I difokuskan pada pembersihan material longsor dan penstabilan lereng di sekitar Jalan R. Saleh Danasasmita, dengan target penyelesaian kurang dari dua bulan. Tahap II (ultimate) akan dilaksanakan pada awal tahun 2026. “Penanganan ini kami lakukan bersama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bogor, dan PT KAI, melalui skema pembiayaan Infrastructure Maintenance and Operation (IMO), ” ujar Endang.

PT KAI turut memberikan dukungan penuh dalam penanganan dampak bencana longsor Batu Tulis serta pengembangan fasilitas penunjang lainnya. Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, menegaskan bahwa PT KAI tetap menjaga kelancaran layanan perjalanan kereta api di tengah upaya normalisasi yang sedang berlangsung.

Baca Juga :  Perkuatkan Ilmu UX dan Design Thinking, School of Information Systems BINUS UNIVERSITY Hadirkan The Father of UX

“Kami mendukung penuh upaya DJKA dalam memulihkan kondisi di Batu Tulis demi kemudahan akses pelanggan menuju Stasiun Batu Tulis. Hingga saat ini, operasional perjalanan KA tetap berjalan normal, lancar, dan tepat waktu,” ungkap Yuskal.

Selain proyek normalisasi Batu Tulis, DJKA juga memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan Leuweung Batu Tulis yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Di sisi lain, pembangunan Skybridge Bogor Paledang pun terus dikebut dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan Juni 2025.

Dilanjutkan Meninjau pembangunan Skybridge Bogor Paledang

Melalui kolaborasi aktif antara DJKA dan PT KAI, diharapkan terwujud infrastruktur transportasi yang lebih aman, nyaman, dan inklusif, guna mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.(IKH/RVP/DA)

Berita Terkait

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya
BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:02

Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Berita Terbaru