Drone di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia: Dari Pemetaan Pre-Konstruksi Hingga Urban Air Mobility - Koran Mandalika

Drone di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia: Dari Pemetaan Pre-Konstruksi Hingga Urban Air Mobility

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Indonesia dapat memanfaatkan teknologi drone untuk pemetaan pre-konstruksi, mendukung Urban Air Mobility (UAM), pemantauan real-time, dan pengiriman logistik, yang semuanya bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberhasilan pembangunan.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak,
tengah melaksanakan proyek monumental dalam sejarah pembangunannya yakni Ibu Kota
Negara (IKN) baru. Proyek mega ini memerlukan pendekatan inovatif dan solusi
canggih untuk memastikan keberhasilannya. Salah satu teknologi yang dapat
dimanfaatkan kedepannya adalah drone. Berbagai aspek pemanfaatan drone di IKN
Indonesia yakni mulai dari pemetaan pre-konstruksi hingga Urban Air Mobility
(UAM) atau drone taxi.

1. Pemanfaatan
Pemetaan Pre-Konstruksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum memulai proses konstruksi, pemetaan
pre-konstruksi adalah tahap krusial yang memerlukan analisis detail dari area
yang akan dibangun. Drone dengan teknologi pemetaan khusus dapat memberikan
data yang akurat dan terperinci tentang topografi, elevasi, dan kondisi tanah
di lokasi pembangunan.

Pemetaan drone memungkinkan tim konstruksi dan
perencana untuk merencanakan desain yang optimal, mengidentifikasi potensi
hambatan, dan mempersiapkan strategi konstruksi yang efisien. Dengan pemetaan
yang tepat, risiko kesalahan dalam konstruksi dapat diminimalkan, menghemat
waktu, biaya, dan sumber daya.

Baca Juga :  Ripple Kantongi Lisensi di AS: Dampak dan Potensinya untuk Harga XRP

2. Urban Air
Mobility (UAM) 

Urban Air Mobility (UAM) atau drone taxi, merupakan
konsep transportasi udara berbasis drone yang sedang berkembang pesat di
berbagai belahan dunia. Di IKN Indonesia, UAM memiliki potensi untuk mengubah
lanskap transportasi, menyediakan solusi mobilitas yang cepat, efisien, dan
ramah lingkungan.

Dengan drone taxi, penduduk dan pengunjung IKN dapat
menikmati perjalanan yang lebih cepat, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan
konektivitas antar wilayah di kota baru ini. Selain itu, UAM juga dapat
mendukung layanan medis darurat, keamanan, dan kegiatan lain yang memerlukan
akses cepat dan fleksibel di udara.

3. Pusat
Komando dalam Layanan Pemantauan Pembangunan IKN

Seperti yang sudah dikenalkan ke masyarakat, IKN
memiliki Nusantara Command Center dimana didalamnya terdapat monitoring drone
berbasis visual. Pusat komando ini dibangun untuk optimasi pembangunan,
integrasi, serta koordinasi terkait IKN, sebagai suatu di antara infrastruktur
utama pendukung Smart City IKN.

Baca Juga :  Usaha Rintisan Produk Alkes UMKM Dikembangkan

Pusat Komando dapat menggunakan drone untuk
mendapatkan gambaran visual yang jelas tentang kemajuan pembangunan,
mengidentifikasi potensi masalah, dan membuat keputusan yang tepat waktu.
Dengan drone, pemantauan dapat dilakukan secara real-time, memastikan bahwa
proyek berjalan sesuai jadwal dan standar yang ditetapkan.

4. Pengiriman
Logistik dan Manfaat Lainnya

Dalam operasional IKN, pengiriman logistik merupakan
aspek penting yang memerlukan efisiensi dan ketepatan. Drone pengiriman dapat
memastikan pengiriman barang dan material konstruksi dilakukan dengan cepat,
mengurangi keterlambatan dan biaya operasional. Salah satu produsen drone dari
Bandung yakni BETA-UAS
mengumumkan kontribusinya dalam pengembangan Nusantara Logistic Hub di IKN
bersama Pos Indonesia.

Selain aplikasi di atas, drone juga memiliki potensi
untuk pemanfaatan lain di IKN Indonesia, seperti pemantauan lingkungan,
keamanan, penegakan hukum, dan promosi pariwisata. Dengan teknologi canggih dan
inovatif, drone memberikan solusi yang efektif dalam mendukung pembangunan dan
operasional kota baru ini.

Berita Terkait

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial
Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar
Dukung Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran BBM di Makassar, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel Lintas Daerah
Kualitas Pembiayaan Makin Terjaga, NPF BRI Finance Turun Jadi 1,82% hingga Juli 2026
Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan
Hadir di Consumer Expo Summarecon Bekasi, BRI Finance Tawarkan Kemudahan Pembiayaan Mobil Baru
Wujudkan Motor Baru untuk Mobilitas Harian, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7%
Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Dukung Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran BBM di Makassar, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel Lintas Daerah

Senin, 14 September 2026 - 15:02

Kualitas Pembiayaan Makin Terjaga, NPF BRI Finance Turun Jadi 1,82% hingga Juli 2026

Senin, 14 September 2026 - 15:02

Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

Senin, 14 September 2026 - 15:02

Wujudkan Motor Baru untuk Mobilitas Harian, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7%

Senin, 14 September 2026 - 15:02

Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

Senin, 14 September 2026 - 13:02

Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

Berita Terbaru