Dukungan Astacita, Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025 Untuk KAI Wujudkan Transportasi Murah dan Ramah Lingkungan - Koran Mandalika

Dukungan Astacita, Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025 Untuk KAI Wujudkan Transportasi Murah dan Ramah Lingkungan

Rabu, 22 Januari 2025 - 08:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mendukung visi besar pembangunan Indonesia atau yang dikenal dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meningkatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi untuk transportasi kereta api pada tahun 2025.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Astacita dalam menyediakan transportasi murah, andal, dan ramah lingkungan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kereta api adalah moda transportasi massal yang efisien, hemat energi, ramah lingkungan, dan aman. Dukungan BBM subsidi sangat penting untuk pengembangan transportasi kereta api di Indonesia. Langkah ini tidak hanya mendukung Astacita, tetapi juga memperkuat mobilitas masyarakat untuk kemajuan ekonomi nasional,” ujar Erick Thohir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vice Presiden Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan terpisah mengatakan “Astacita” mencakup delapan cita-cita strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas infrastruktur dan transportasi publik yang efisien, terjangkau, serta ramah lingkungan.

Baca Juga :  Tips Aman Mengisi Daya Baterai Mobil di Musim Hujan

“Transportasi murah seperti kereta api diharapkan menjadi bagian integral dalam menghubungkan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dan mendukung pembangunan ekonomi nasional. Pada tahun 2025, alokasi kuota BBM Subsidi untuk KAI ditetapkan sebesar 209.809 kiloliter (KL), meningkat sebesar 6,7% dari tahun sebelumnya yang hanya 196.653 KL. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengoperasian transportasi kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan,” ungkap Anne.

Kuota BBM Subsidi untuk Kereta Api pada 2025:

– Kereta Penumpang: 184.036 KL

– Kereta Barang Komoditas Klinker: 913 KL

– Kereta Barang Komoditas Parcel: 3.996 KL

– Kereta Barang Komoditas Peti Kemas: 15.593 KL

– Kereta Barang Komoditas Semen: 5.271 KL

Distribusi kuota ini akan dialokasikan ke berbagai Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI sesuai kebutuhan operasional masing-masing wilayah.

Baca Juga :  Kerjasama Strategis VRITIMES dengan Madurapost.co.id dan Bolapedia.co.id dalam Pengembangan Konten Digital

KAI menyambut baik peningkatan kuota subsidi ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah dalam mendukung moda transportasi kereta api.

Anne menjelaskan bahwa peningkatan kuota ini akan dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan transparansi dan efisiensi operasional.

“Peningkatan kuota BBM Subsidi sangat penting untuk menjamin kelancaran operasional kereta api sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan,” jelas Anne.

Selain mendukung operasional harian, kuota ini juga akan digunakan untuk pengembangan jalur-jalur baru, termasuk proyek KA Perintis Makassar-Parepare. Dengan begitu, transportasi kereta api akan terus menjadi bagian dari solusi ekosistem transportasi yang berkelanjutan di Indonesia.

“KAI sebagai bagian dari BUMN juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan BPH Migas atas kepercayaan yang diberikan. Peningkatan ini mencerminkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan BUMN dalam mencapai cita-cita besar bangsa,” tutup Anne.

Berita Terkait

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47