Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan USDJPY di Tengah Risiko Intervensi Jepang - Koran Mandalika

Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan USDJPY di Tengah Risiko Intervensi Jepang

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan USDJPY di Tengah Risiko Intervensi Jepang

Pergerakan USDJPY masih menjadi perhatian pasar valuta asing seiring tingginya imbal hasil US Treasury dan meningkatnya perhatian terhadap potensi intervensi otoritas Jepang. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY pada timeframe H4 menunjukkan indikasi potensi pelemahan setelah gagal melakukan penutupan di atas area supply 157.517–157.859.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat kegagalan harga menembus area supply tersebut sebagai sinyal yang dapat membuka ruang bagi koreksi. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY berpotensi membentuk ABC Correction dengan target support di area 156.598–155.927.

Area 157.517–157.859 menjadi resistance penting dalam analisis Dupoin Futures. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area supply tersebut, tekanan korektif masih berpotensi berlanjut. Jika momentum bearish menguat, USDJPY dapat bergerak menuju support 156.598 dan selanjutnya 155.927.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi fundamental, dolar AS masih mendapatkan dukungan dari tingginya imbal hasil Treasury. Reuters melaporkan yield Treasury AS 10 tahun sempat mencapai sekitar 5,29% pada perdagangan Selasa, level tertinggi sejak 2007. Kondisi tersebut membuat dolar tetap mendapatkan dukungan terhadap sejumlah mata uang utama, termasuk yen.

Baca Juga :  Pendaftaran Impact National Hackathon Diperpanjang Hingga 30 September 2024

Namun, Dupoin Futures juga mencermati perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan bahwa bank sentral masih memiliki waktu untuk mengevaluasi data sebelum melakukan kenaikan suku bunga berikutnya. Pernyataan tersebut membuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober berkurang dibandingkan sebelumnya.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat membatasi penguatan dolar AS. Bagi Dupoin Futures, arah USDJPY dalam jangka pendek tidak hanya ditentukan oleh tingginya yield AS, tetapi juga oleh perubahan ekspektasi kebijakan The Fed menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting, termasuk inflasi dan pasar tenaga kerja Amerika Serikat.

Dari sisi Jepang, tekanan terhadap yen masih menjadi perhatian otoritas. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama sebelumnya menegaskan bahwa prinsip koordinasi intervensi valuta asing Jepang-Amerika Serikat tetap berlaku. Pernyataan tersebut muncul setelah yen melemah melewati level 158 per dolar, sementara otoritas Jepang juga melakukan rate check yang dipandang pasar sebagai sinyal kesiapan menghadapi pergerakan yen yang berlebihan.

Kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam analisis Dupoin Futures karena risiko intervensi dapat meningkatkan volatilitas USDJPY. Ketika yen mengalami pelemahan tajam, potensi respons otoritas Jepang dapat menjadi katalis yang mendorong penguatan yen dan menekan pasangan USDJPY.

Baca Juga :  CEO Evista Erlang Hadiwiguna Dukung Penuh Timnas Indonesia di Laga Krusial Piala AFF 2024

Secara teknikal, Dupoin Futures melihat kegagalan USDJPY bertahan di atas supply 157.517–157.859 sebagai indikasi awal potensi reversal dari bullish menuju bearish. Jika tekanan jual berlanjut, area 156.598 menjadi support pertama yang perlu diperhatikan, sementara support berikutnya berada di 155.927.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai struktur H4 tersebut membuka peluang koreksi selama harga belum kembali menembus area supply. Karena itu, berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY berpotensi bergerak menuju support 156.598–155.927 dalam skenario ABC Correction.

Ke depan, Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati pergerakan yield Treasury AS, kebijakan Federal Reserve, perkembangan kebijakan Bank of Japan, serta komunikasi otoritas Jepang terkait nilai tukar. Kombinasi faktor tersebut berpotensi menjaga volatilitas USDJPY tetap tinggi dan membuat level teknikal 157.517–157.859 serta 156.598–155.927 menjadi area penting dalam perdagangan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid
Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026
Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?
Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore
SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality
Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota
SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Teknologi

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:02