Ekonomi Lesu, Ini 3 Cara Cerdas Bisnis Bertahan dan Tetap Tumbuh - Koran Mandalika

Ekonomi Lesu, Ini 3 Cara Cerdas Bisnis Bertahan dan Tetap Tumbuh

Kamis, 17 April 2025 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki kuartal kedua 2025, pelaku usaha di Indonesia menghadapi tantangan baru akibat perlambatan ekonomi. Meski belanja masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 tercatat mencapai Rp248,1 triliun, perputaran uang justru diperkirakan menurun 12,3 persen menjadi Rp137,97 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini mencerminkan melemahnya daya beli dan konsumsi rumah tangga. Berdasarkan survei Bank Indonesia, porsi tabungan terhadap total pendapatan masyarakat pada Februari 2025 turun ke angka 14,7 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata periode 2018–2024 yang mencapai 16,7 persen.

Di tengah kondisi tersebut, pelaku usaha dituntut untuk lebih adaptif dan efisien dalam mengelola bisnis. CEO Sribu, Ryan Gondokusumo, menyampaikan bahwa strategi bisnis tidak lagi bisa dirancang dalam jangka panjang, melainkan perlu disesuaikan secara dinamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dulu strategi bisa disusun untuk satu tahun, sekarang pelaku usaha harus siap melakukan penyesuaian dari minggu ke minggu,” ujar Ryan, Selasa (16/4/2025).

Baca Juga :  Peran Penting Penyedia Solusi Audio-Visual untuk Kesuksesan Korporat

Sribu, sebagai platform penyedia layanan freelancer terbaik di Indonesia, mencatat peningkatan signifikan pada permintaan jasa digital seperti pemasaran digital (digital marketing), desain grafis, dan pengelolaan marketplace pasca-Lebaran.

Ryan menjelaskan bahwa pelaku UMKM dan perusahaan menengah kini semakin menyadari pentingnya digitalisasi untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Dulu, bisnis menunggu pelanggan datang. Sekarang, pelaku usaha harus aktif menjemput bola dengan konten yang menarik, iklan yang efektif, dan tampilan profesional. Semua itu bisa dimulai dengan biaya yang relatif terjangkau, asal strateginya tepat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ryan membagikan tiga langkah strategis agar bisnis tetap gesit di tengah perlambatan ekonomi:

1. Optimalkan Kehadiran Digital

Sribu menyediakan layanan pembuatan website dan konten kreatif untuk membantu bisnis tampil lebih profesional dan menarik di ranah digital.

Baca Juga :  Tokocrypto Tingkatkan Edukasi, Investor Kripto di Indonesia Cenderung Pilih Aset Berisiko Tinggi

2. Uji Kampanye Kecil dan Kembangkan Secara Bertahap

Pelaku usaha dianjurkan untuk memulai dari kampanye berskala kecil yang dapat dievaluasi secara berkala, sebelum dikembangkan lebih luas.

3. Manfaatkan Freelancer untuk Efisiensi

Dengan memanfaatkan tenaga freelancer, bisnis dapat mengakses talenta yang sesuai kebutuhan tanpa menambah beban biaya tetap seperti gaji karyawan permanen.

“Pasar mungkin sedang lesu, tetapi bisnis nggak boleh stagnan. Kuncinya adalah bergerak cepat dan bermitra dengan pihak yang tepat. Sribu hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin tetap efisien tanpa mengorbankan kualitas,” tutup Ryan.

Dengan strategi yang tepat dan pemanfaatan teknologi digital, bisnis tetap memiliki peluang untuk bertumbuh, bahkan saat kondisi ekonomi sedang tidak ideal.

Berita Terkait

BLOKEES POP UP VOL.1 Satukan Komunitas dan Kreativitas di Mall of Indonesia
Bank Raya (AGRO) Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026
6 Manfaat Generative AI di Kurikulum Computer Science
Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah
Digiten Memperkuat Dukungan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha di Area Bekasi
Muslim AI Companion dari Indonesia Dipakai di 160 Negara, Raih Investasi dari HASAN.VC
Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan
Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00

BLOKEES POP UP VOL.1 Satukan Komunitas dan Kreativitas di Mall of Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:00

Bank Raya (AGRO) Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:00

6 Manfaat Generative AI di Kurikulum Computer Science

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:00

Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:01

Muslim AI Companion dari Indonesia Dipakai di 160 Negara, Raih Investasi dari HASAN.VC

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

Berita Terbaru

Teknologi

6 Manfaat Generative AI di Kurikulum Computer Science

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:00