Emas Capai Rekor Tertinggi Baru, Sentimen Politik Dorong Lonjakan XAUUSD - Koran Mandalika

Emas Capai Rekor Tertinggi Baru, Sentimen Politik Dorong Lonjakan XAUUSD

Selasa, 22 April 2025 - 11:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAUUSD) memulai pekan ini dengan lonjakan tajam pada Senin (21/4), mencetak rekor tertinggi baru di level $3.430 per troy ons sebelum mengalami koreksi ke kisaran $3.419. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian pasar menyusul pernyataan kontroversial dari Presiden AS, Donald Trump, yang secara terbuka mengkritik independensi The Federal Reserve (The Fed) dan menyebut Ketua The Fed, Jerome Powell, sebagai “pecundang besar” karena lambat memangkas suku bunga. Kondisi ini mendorong peningkatan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Pada perdagangan Selasa (22/4), harga emas kembali menguat dan menyentuh level tertinggi baru di $3.450. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap dinamika politik di AS yang terus memanas, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed yang dianggap terlalu berhati-hati dalam menghadapi tekanan ekonomi.

Menurut analisis dari Andy Nugraha, analis Dupoin Indonesia, sinyal teknikal dari pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan tren bullish yang semakin kuat pada XAUUSD. “Pasar masih didominasi oleh tekanan beli yang tinggi. Jika tren ini berlanjut, harga emas berpotensi menembus level psikologis $3.500,” jelasnya. Namun, Andy juga memperingatkan kemungkinan terjadinya koreksi teknikal apabila momentum kenaikan melemah. “Jika terjadi pembalikan arah, harga bisa turun ke area support terdekat di $3.374,” tambahnya.

Di sisi lain, pelemahan dolar AS turut memberikan dorongan tambahan pada harga emas. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke level terendah dalam tiga tahun di angka 97,92, seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian arah kebijakan The Fed. Jerome Powell dalam pernyataannya mengakui potensi stagflasi dan menyebut bahwa bank sentral saat ini berada dalam fase menunggu perkembangan lebih lanjut, sehingga menambah sentimen negatif pasar.

Kendati imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik ke 4,373%, serta imbal hasil riil juga meningkat, investor tetap memilih emas karena ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. Data pasar menunjukkan bahwa pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed hingga 94,5 basis poin hingga akhir 2025, dengan peluang penurunan pertama pada Juli.

Baca Juga :  Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

Sepanjang minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan beberapa pejabat The Fed, termasuk Wakil Ketua Philip Jefferson dan Presiden The Fed Philadelphia, Patrick Harker. Selain itu, data ekonomi seperti PMI S&P Global dan Pesanan Barang Tahan Lama juga akan menjadi indikator penting yang bisa memengaruhi arah pergerakan XAUUSD dalam jangka pendek.

Dengan kombinasi faktor teknikal yang mendukung kenaikan dan sentimen global yang mendorong permintaan emas, Andy melihat prospek harga emas hari ini tetap positif. Peluang untuk menembus level $3.500 semakin terbuka, namun ia mengingatkan pentingnya manajemen risiko yang disiplin mengingat tingginya volatilitas pasar.

Berita Terkait

Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan
BRI Insurance Tebar Promo Spesial di Event BRI Consumer Expo 2026 di JICC
Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri? Ya Program 3+1!
Lautan Classy Yamaha Padati Bali! Lebih dari 500 Rider Ramaikan CLASSY Ride & Chill 2026
Platform Omnichannel Barantum Permudah Pengelolaan Chat dari Banyak Channel
2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi
KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto
Menjadi Provider WhatsApp API Termurah, Api.co.id Sukses Akuisisi 100 Perusahaan Kurang dari 1 Bulan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di Event BRI Consumer Expo 2026 di JICC

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri? Ya Program 3+1!

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

Lautan Classy Yamaha Padati Bali! Lebih dari 500 Rider Ramaikan CLASSY Ride & Chill 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:00

Platform Omnichannel Barantum Permudah Pengelolaan Chat dari Banyak Channel

Senin, 25 Mei 2026 - 02:00

KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:00

Menjadi Provider WhatsApp API Termurah, Api.co.id Sukses Akuisisi 100 Perusahaan Kurang dari 1 Bulan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:00

Transformasi PAM JAYA Berbuah Prestasi, Sabet 3 Rekor MURI hingga Human Capital Award 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri? Ya Program 3+1!

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00