EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance - Saatnya Kembali Lirik $SBUX? - Koran Mandalika

EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?

Rabu, 29 April 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Starbucks akhirnya mencatat babak baru dalam perjalanan pemulihannya. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2026 (Q2 FY2026), perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir, sebuah pencapaian yang dinantikan oleh para investor dan analis pasar global.

Pendapatan Starbucks pada kuartal ini tercatat sebesar $9,5 miliar, tumbuh sekitar 9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan komparatif global (global comps) mencapai 6%, sementara laba per saham (EPS) melonjak 22% menjadi $0,50. Kinerja ini melampaui ekspektasi sejumlah analis dan memperkuat narasi pemulihan yang mulai dibangun manajemen sejak kuartal sebelumnya.

Salah satu pendorong utama performa positif ini adalah kekuatan bisnis di wilayah Amerika Utara, di mana pertumbuhan transaksi menunjukkan tren yang solid. Di sisi operasional, inisiatif internal seperti Green Apron Service program layanan yang berfokus pada pengalaman pelanggan — serta berbagai inovasi berbasis aplikasi turut berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan kepuasan pelanggan. Strategi digitalisasi yang dijalankan secara konsisten mulai memperlihatkan hasil nyata di lapangan.

Berbekal momentum positif ini, manajemen Starbucks resmi menaikkan panduan kinerja untuk keseluruhan tahun fiskal 2026. Target pertumbuhan global comps ditetapkan minimal 5%, sementara EPS diproyeksikan berada di kisaran $2,25 hingga $2,45. Revisi ke atas ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan tren pemulihan, sekaligus mengindikasikan bahwa fase restrukturisasi berat yang berlangsung selama dua tahun terakhir mulai berakhir.

Meski demikian, sejumlah risiko tetap membayangi. Tekanan biaya dari harga biji kopi yang masih tinggi, dampak tarif perdagangan, serta berbagai faktor makroekonomi global masih menjadi perhatian utama. Namun manajemen memperkirakan tekanan-tekanan tersebut akan mulai mereda di paruh kedua tahun ini, seiring dengan normalisasi rantai pasok dan penyesuaian strategi harga yang tengah diimplementasikan.

Baca Juga :  Dukung Ekosistem Halal, KAI Logistik Percepat Penambahan Terminal Bersertifikat Halal

Secara keseluruhan, hasil Q2 FY2026 ini menegaskan bahwa Starbucks sedang bertransisi dari fase restrukturisasi menuju fase stabilisasi dan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Meski jalur menuju pemulihan penuh tidak akan selalu linier — terutama di tengah ketidakpastian makro yang masih ada — sinyal dari kuartal ini memberikan optimisme yang cukup kuat bagi para pemegang saham jangka panjang.

Tertarik investasi di saham Starbucks ($SBUX) atau saham AS lainnya? Pantau pergerakannya dan mulai berinvestasi lewat aplikasi Nanovest , aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas, berlisensi OJK, Tersedia di Play Store & App Store.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan
Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas
Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa
Akselerasi Inovasi Teknologi Bisnis, Sanggabiz Resmi Terpilih Sebagai Penerima Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II
Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:02

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Akselerasi Inovasi Teknologi Bisnis, Sanggabiz Resmi Terpilih Sebagai Penerima Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Berita Terbaru

Teknologi

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:03