Fed Isyaratkan Pemangkasan Suku Bunga, XAU/USD Berpeluang Menguat - Koran Mandalika

Fed Isyaratkan Pemangkasan Suku Bunga, XAU/USD Berpeluang Menguat

Minggu, 30 November 2025 - 20:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAU/USD) kembali mencatat penguatan signifikan pada awal pekan ini, didorong oleh peningkatan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve pada pertemuan bulan Desember. Sentimen pasar saat ini sangat mendukung aset safe haven seperti emas, seiring meningkatnya keyakinan bahwa suku bunga acuan AS akan segera turun.

Pada perdagangan Senin kemarin (24/11), emas (XAU/USD) menguat 0,80%, diperdagangkan mendekati area $4.100 setelah sempat berada di titik terendah harian di sekitar $4.040. Kenaikan lanjutan berlanjut pada sesi perdagangan Asia hari Selasa (25/11), di mana harga emas bergerak hingga berada di kisaran $4.140, menandakan bahwa minat beli masih sangat kuat.

Berdasarkan analisis  dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menyebutkan bahwa tekanan beli pada emas semakin solid berdasarkan kombinasi struktur candlestick dan indikator Moving Average. Tren Bullish dalam jangka pendek dan menengah masih kuat, memberikan peluang kenaikan lanjutan selama harga bertahan di atas zona support kunci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyeksi pergerakan emas hari ini menurut Andy, jika momentum bullish berlanjut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance $4.208. Namun jika terjadi koreksi, potensi pelemahan jangka pendek berada di area support terdekat $4.090.

Baca Juga :  MEC Hadirkan 'The 2025 Playbook' untuk Menjawab Tantangan Ekonomi dan Perilaku Konsumen 2024 bersama BINUS UNIVERSITY

Andy menegaskan bahwa selama harga tetap berada di atas titik $4.090, bias bullish tetap dominan dan skenario kenaikan lebih besar kemungkinan terjadi.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed meningkat tajam setelah sejumlah pejabat Fed menyampaikan pandangan yang mendukung kebijakan pelonggaran. Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menegaskan bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS yang terus melemah menjadi dasar yang kuat untuk penurunan suku bunga sebesar 0,25% pada pertemuan Desember. Komentar senada juga disampaikan oleh Mary Daly, Presiden Fed wilayah San Francisco, yang menilai risiko terhadap ekonomi dan sektor tenaga kerja semakin besar jika suku bunga tetap tinggi terlalu lama.

Komentar tersebut mengubah lanskap prediksi pasar secara drastis. Menurut perangkat CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga Desember kini mendekati 80%, dibandingkan hanya 30% sebelum pernyataan tersebut dirilis. Ekspektasi pelonggaran kebijakan ini memberikan dukungan kuat terhadap emas, karena suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga :  DEALDULU Hadir di Tech In Asia Conference 2024

Pelaku pasar saat ini menantikan rilis data ekonomi penting AS, termasuk ADP Employment Change, Penjualan Ritel, dan Indeks Harga Produsen (PPI) yang dijadwalkan pada Selasa malam. Jika hasil data lebih kuat dari ekspektasi, dolar AS berpotensi menguat dan memberi tekanan pada emas. Sebaliknya, hasil yang lebih lemah dapat kembali mendorong aliran modal menuju aset aman seperti emas.

Selain dinamika kebijakan Fed, pasar juga memantau perkembangan geopolitik global. Namun sejauh ini, harga emas tampaknya lebih fokus pada ekspektasi kebijakan suku bunga ketimbang faktor geopolitik.

Dengan dukungan kuat dari sentimen fundamental serta struktur teknikal bullish yang terbentuk, prediksi harga emas hari ini cenderung menguat menuju area $4.208, selama harga mampu bertahan di atas zona support penting $4.090. Data ekonomi AS yang akan dirilis hari ini diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan berikutnya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2
BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat
BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang
Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast
Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan
OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool
Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Berita Terbaru