Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan - Koran Mandalika

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan konektivitas transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah. Keterhubungan antarpulau, desa dan kota, pusat produksi dengan pasar, serta masyarakat dengan pelayanan dasar harus terus diperkuat agar transportasi tidak sekadar memindahkan orang dan barang, tetapi membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan memperluas kesempatan bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur sebagai Pembina Upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Kamis (17/9/2026).

Dalam amanatnya, Gubernur mengatakan transportasi memiliki peran yang jauh lebih luas daripada pembangunan infrastruktur. Transportasi mempertemukan keluarga, membuka akses pendidikan dan kesehatan, memperlancar distribusi pangan, mendukung kegiatan usaha, hingga menghubungkan wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transportasi tidak bisa dipandang hanya urusan infrastruktur negara. Transportasi mempertemukan keluarga, sekolah, rumah sakit, membuka lapangan kerja, membawa bahan pangan, membangun industri sampai ke daerah tertinggal,” ujar Gubernur.

Menurutnya, penguatan konektivitas harus berjalan bersama peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan. Integrasi antarmoda, layanan transportasi keperintisan, angkutan massal, serta pemanfaatan teknologi digital perlu dikembangkan untuk membuat mobilitas masyarakat semakin aman, nyaman, efisien, dan terjangkau.

Keselamatan menjadi perhatian khusus Gubernur menyusul sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan. Ia meminta seluruh insan perhubungan terus membangun budaya keselamatan, termasuk memastikan sistem transportasi tetap mampu mendukung distribusi logistik dalam situasi bencana.

Baca Juga :  Insiden Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani, Korban Berhasil Dievakuasi

“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat dan keselamatan yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga memberikan penghargaan kepada insan perhubungan yang selama ini menjaga layanan transportasi di darat, laut, dan udara. Apresiasi khusus diberikan kepada sejumlah perusahaan layanan transportasi di NTB yang turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar mengatakan penguatan konektivitas terus dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperluas manfaat pembangunan. Akses transportasi menuju kawasan strategis pariwisata nasional terus diperkuat agar pertumbuhan sektor pariwisata terhubung dengan masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal.

Di sektor laut, NTB saat ini memiliki delapan lintasan penyeberangan dengan 93 layanan kapal. Jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam pergerakan masyarakat dan distribusi barang antarpulau.

Pelayanan transportasi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat juga diperkuat melalui 922 layanan ambulans gratis. Sementara dari sisi keberlanjutan, transformasi pelabuhan didorong melalui pencanangan Green Port, antara lain di Pelabuhan Kayangan dan Bangsal.

Di sektor udara, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada 2025 melayani sekitar 2,49 juta penumpang, meningkat sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini tersedia 12 rute domestik dan tiga rute internasional aktif yang dilayani delapan maskapai.

Baca Juga :  Pemprov NTB Sambut Baik Diskon Tiket 50 Persen bagi Warga NTB di Ajang MotoGP 2026

Konektivitas udara menuju Kuala Lumpur dan Singapura menjadi bagian dari upaya membuka pintu NTB lebih luas ke jaringan internasional. Setiap rute tidak hanya berarti tambahan perjalanan, tetapi juga membuka peluang bagi wisatawan untuk datang, investasi untuk masuk, serta produk dan pelaku usaha NTB untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Meski demikian, Ervan mengatakan masih terdapat pekerjaan yang perlu diperkuat, terutama konektivitas Lombok–Sumbawa, kualitas layanan penyeberangan, keselamatan lalu lintas, dan integrasi antarmoda.

Penguatan tersebut membutuhkan kolaborasi pemerintah, operator transportasi, pengelola pelabuhan dan bandara, dunia usaha, serta masyarakat. Sebab, keberhasilan sistem perhubungan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan keselamatan yang dirasakan pengguna.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan konektivitas harus bermuara pada manfaat yang nyata. Jalan, kapal, pelabuhan, bandara, dan berbagai jaringan transportasi pada akhirnya bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan pelayanan, pelaku usaha dengan pasar, wilayah dengan pusat pertumbuhan, dan NTB dengan dunia.

Karena itu, memperkuat konektivitas berarti memperkuat akses dan kesempatan. Transportasi yang terhubung, aman, dan melayani pada akhirnya menjadi bagian penting dari upaya menggerakkan ekonomi, memperluas pemerataan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB. (*)

Berita Terkait

Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru