Harga Emas Hari Ini 10 September 2025: Antam, Pegadaian, PAXG & XAUT - Koran Mandalika

Harga Emas Hari Ini 10 September 2025: Antam, Pegadaian, PAXG & XAUT

Rabu, 10 September 2025 - 18:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 September 2025 – Akhir – akhir ini harga emas menunjukkan pergerakan yang bervariasi di berbagai platform perdagangan. Emas, yang dikenal luas sebagai instrumen investasi andalan dan aset safe haven, terus menarik perhatian investor di tengah dinamika pasar global.

Secara global, harga emas saat ini berada di level Rp1.920.509,36 per gram. Angka ini mencerminkan kondisi pasar dunia dan sering kali menjadi acuan utama bagi pergerakan harga di tingkat lokal. Kenaikan atau penurunan harga emas dunia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan moneter, inflasi, dan sentimen investor terhadap risiko geopolitik.

Di pasar domestik, harga emas dari produsen terkemuka seperti Antam dan Pegadaian mengalami penyesuaian. Emas Antam 1 gram dibanderol seharga Rp2.086.000, sementara harga di Pegadaian untuk berat yang sama tercatat Rp2.076.000. Perbedaan ini mencerminkan fluktuasi harga di masing-masing penyedia. Sementara itu, UBS Gold menawarkan harga jual emas 1 gram sebesar Rp2.079.185.

Selain emas fisik, pasar juga memperkenalkan opsi investasi modern, yaitu emas digital. Bittime, sebagai platform perdagangan aset digital, menyediakan produk emas digital seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). 

Produk ini menawarkan fleksibilitas dan likuiditas 24 jam, memungkinkan transaksi kapan saja tanpa terhalang biaya cetak atau penyimpanan fisik. Harga PAXG per gram mencapai Rp60.010.522 dan XAUT per gram sebesar Rp60.017.476, menunjukkan premium yang mencerminkan karakteristik dan keunggulannya sebagai aset digital.

Baca Juga :  CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri "Catatan Sang Petambak Udang", Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis

Meskipun emas fisik dengan sertifikat kepemilikan masih menjadi pilihan utama bagi banyak investor, popularitas emas digital terus meningkat, terutama di kalangan investor muda yang mencari kemudahan dan efisiensi dalam berinvestasi. Kombinasi emas fisik dan digital kini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin mendiversifikasi portofolio investasi mereka dengan aset yang stabil dan berharga ini.

Namun, Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Karena itu sangat penting untuk terus mencari informasi, melakukan riset, diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya sebelumnya memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto.

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru