Hari Terakhir Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Masih Layani Tingginya Pelanggan KA Jarak Jauh - Koran Mandalika

Hari Terakhir Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Masih Layani Tingginya Pelanggan KA Jarak Jauh

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat – Pada hari terakhir pelaksanaan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) Minggu, 4 Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat bahwa jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang menggunakan layanan kereta api masih terpantau tinggi di seluruh wilayah Daop 2 Bandung.

Berdasarkan update data hingga Minggu, 4 Januari 2026 siang, tercatat total sekitar 40.920 pelanggan KA Jarak Jauh, baik yang berangkat sebanyak 20.545 pelanggan maupun yang tiba sebanyak 20.375 pelanggan di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

Untuk data penumpang berangkat, Stasiun Bandung melayani sebanyak 6.521 pelanggan, disusul Stasiun Kiaracondong 3.665 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.816 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.429 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 1.003 pelanggan. Total penumpang berangkat hari ini dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 20.545 pelanggan. Adapun volume penumpang berangkat terbanyak selama masa Angkutan Nataru tercatat pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 24.486 pelanggan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, untuk penumpang datang, Stasiun Bandung mencatat kedatangan 6.526 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 4.168 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.800 pelanggan, Stasiun Cipatat 1.404 pelanggan, dan Stasiun Tasikmalaya 1.319 pelanggan. Total penumpang datang hari ini dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung mencapai 20.375 pelanggan. Puncak kedatangan pelanggan juga terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 23.994 pelanggan.

Baca Juga :  Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

Dari sisi penjualan tiket, selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 29 perjalanan KA Jarak Jauh, termasuk 4 KA tambahan. Secara kumulatif, total tiket yang terjual sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 363.661 tiket, dengan tingkat okupansi sebesar 126,6% dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan. Namun data ini masih bersifat dinamis dan bisa bertambah hingga pukul 24.00 nanti.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya volume pelanggan hingga hari terakhir Angkutan Nataru menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. “Pada hari terakhir Angkutan Nataru 2025/2026 ini, KAI Daop 2 Bandung masih mencatat tingginya pelanggan KA Jarak Jauh, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan perjalanan, serta kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Nataru. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya menggunakan kereta api selama libur Natal dan Tahun Baru, serta kepada seluruh petugas yang telah bekerja maksimal sehingga Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga terus mengimbau para pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket serta datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan
Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas
Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa
Akselerasi Inovasi Teknologi Bisnis, Sanggabiz Resmi Terpilih Sebagai Penerima Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II
Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:02

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:58

Teknologi

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:03