Hendy Tan: Dari Teknik ke Edukasi Trading, Sebuah Perjalanan Mewujudkan Impian yang Lama Tertunda - Koran Mandalika

Hendy Tan: Dari Teknik ke Edukasi Trading, Sebuah Perjalanan Mewujudkan Impian yang Lama Tertunda

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak orang sukses karena menemukan peluang. Tapi ada juga yang sukses karena memutuskan untuk membagikan pelajaran dari luka dan kegagalan. Hendy Tan termasuk dalam kelompok kedua.
Berangkat dari dunia teknik sipil dengan gelar magister dan karier yang mapan, Hendy kini lebih dikenal sebagai mentor ribuan trader Indonesia. Akan tetapi, bukan itu yang membuat perjalanannya menarik, melainkan bagaimana ia mengubah kegagalan masa lalu menjadi fondasi untuk ribuan orang belajar dan bangkit.

Bukan Soal Uang, Tapi Soal Harapan

Ketertarikan Hendy terhadap trading muncul bukan karena ambisi cepat kaya, melainkan dari cerita sederhana seorang guru SMA. Saat itu, sang guru geografi bercerita bahwa ia mencoba trading forex demi menambah penghasilan karena gaji tak mencukupi kebutuhan keluarga.

Cerita itu tertanam dalam benak Hendy muda. Ketika beranjak dewasa, ia mencoba masuk ke dunia trading, tanpa ilmu, tanpa mentor. Hasilnya? Seperti banyak pemula lain: rugi besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, justru di sanalah muncul tekad: mencari tahu, apakah trading memang hanya soal untung-untungan, atau ada ilmunya?

Gagal Berkali-kali, Tapi Tak Pernah Benar-benar Kalah

Banyak orang menyerah setelah gagal, tetapi Hendy memilih sebaliknya. Ia mengikuti berbagai kelas, belajar dari banyak mentor, menghabiskan waktu untuk memahami teknikal, psikologi market, dan yang terpenting: membangun sistem.

Baca Juga :  Optimalkan Penjualan dengan WhatsApp API Profesional dari Barantum

“Saya mulai sadar, masalah utama bukan di chart, tapi di mindset. Kalau gak bisa kontrol emosi, sehebat apapun strateginya gak akan bertahan,” ungkapnya melalui dokumenter Sekali Seumur Hidup.

Ia mengganti pendekatannya: dari buru-buru cuan ke fokus pada konsistensi. Dari kejar untung besar ke jaga risiko kecil. Prinsipnya berubah: untung sedikit, tapi sering, dan tahan lama.

Pindah ke Jakarta: Mengorbankan Kenyamanan demi Misi

Titik krusial muncul ketika Hendy memutuskan meninggalkan pekerjaan konsultan yang stabil di Bandung. Dengan tabungan terbatas, ia pindah ke Jakarta dan memulai dari nol: membangun komunitas, edukasi, dan sistem.

Di fase ini, segalanya tidak mudah. Uang terbatas, market tidak selalu ramah, dan komunitas belum stabil. Tapi Hendy percaya: lebih baik gagal di jalan yang diyakini, daripada selamanya menyesal karena tidak mencoba.

Mimpi Lama: Mengajar Dengan Cara yang Berbeda

Sejak kecil Hendy ingin jadi guru. Namun, realita hidup membuatnya mengambil jalur teknik sipil. Tanpa ia sadari, dunia trading justru membawanya kembali ke panggilan lama itu; mengajar.

Hendy Tan kini aktif mengajar ribuan trader yang datang dari berbagai kalangan. Bukan di ruang kelas, tapi lewat media sosial, grup komunitas, dan webinar online. Ia mulai berbagi ilmu secara sederhana, membongkar strategi kompleks jadi langkah praktis yang bisa dipahami siapa saja, termasuk ibu rumah tangga dan pensiunan.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Rumah dengan Fitur Pendeteksi Wajah Smart Door Lock!

Responnya luar biasa. Bukan karena ilmunya paling hebat, tapi karena ia membuat trading terasa bisa dipelajari, bukan ditakuti.

Bertahun-tahun mengajar membuat Hendy melihat satu pola: kebanyakan pemula bingung karena terlalu banyak teori teknikal yang rumit.

Ia pun menciptakan “metode kotak-kotak”, sebuah cara visual memahami struktur harga, zona beli-jual, dan risiko secara intuitif. Bukan rumus rumit, tapi pendekatan visual yang mudah dipahami oleh siapa pun, bahkan yang tak pernah trading sekalipun.

Inilah yang membuat komunitasnya meledak. Metode ini membumikan trading untuk rakyat biasa, bukan hanya untuk analis profesional.

Prinsip Sukses Hendy Tan

Buat Hendy, tiga hal yang wajib dimiliki oleh trader jangka panjang:

Ilmu yang terus di-upgrade: Market selalu berubah. Ilmu juga harus ikut bergerak.

Komunitas yang sehat: Dukungan dan diskusi lebih penting daripada motivasi sesaat.

Ketekunan di tengah frustasi: Banyak yang menyerah tepat sebelum berhasil.

“Ilmu bisa dicari. Tapi kemauan buat bangkit, itu yang harus dipelihara,” tutup Hendy.

Perjalanan Hendy Tan adalah pengingat bahwa kita bisa menemukan ulang impian lama lewat jalur yang sama sekali berbeda. Dari teknik ke trading. Dari kegagalan ke panggilan hidup.

Ia bukan hanya membangun karier, tapi menghidupkan harapan: bahwa siapapun bisa belajar, bertumbuh, dan bahkan membimbing orang lain, asal berani memulai.

Berita Terkait

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital
Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI
Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini
Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity
Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan
Transportasi Publik Makin Diminati Saat Libur Panjang, KAI Layani 195.141 Pengguna LRT Jabodebek
Penawaran Eksklusif Mei di SUBI Private Lounge

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Transportasi Publik Makin Diminati Saat Libur Panjang, KAI Layani 195.141 Pengguna LRT Jabodebek

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00

Penawaran Eksklusif Mei di SUBI Private Lounge

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00

Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Senin, 18 Mei 2026 - 17:44