Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi - Koran Mandalika

Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Perkembangan industri pengolahan mineral turut membentuk lanskap ekonomi baru di sejumlah wilayah Sulawesi. Ekspansi aktivitas pengolahan nikel memperpanjang rantai nilai mineral di dalam negeri dan membuka ruang bagi berkembangnya aktivitas industri, investasi, tenaga kerja, serta kegiatan ekonomi pendukung di daerah.

Di Sulawesi Selatan, misalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian pada triwulan II 2026 tumbuh 5,59% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. PDRB Sulawesi Selatan pada periode tersebut mencapai Rp206,70 triliun atas dasar harga berlaku atau Rp110,41 triliun atas dasar harga konstan 2010.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah semakin besarnya perhatian terhadap penguatan industri pengolahan mineral di Sulawesi. Nikel menjadi salah satu komoditas penting dalam proses ini seiring berkembangnya fasilitas pengolahan serta rantai pasok yang terkait dengan industri logam dan bahan baku baterai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekonom CORE Indonesia Mohammad Faisal menilai pengembangan rantai nilai kendaraan listrik di Indonesia mulai menunjukkan integrasi dari aktivitas hulu hingga pengolahan.

“Kalau di upstream kita sudah high maturity, sementara di midstream dan downstream masih berkembang. Tapi ke depan ini bisa meningkat cepat, dan dampaknya terhadap perekonomian daerah juga akan semakin besar,” ujar Faisal.

Baca Juga :  Layanan PSO KAI Perkuat Mobilitas dan Akses Transportasi Publik di Berbagai Wilayah

Menurut Faisal, transformasi struktur ekonomi dapat terlihat antara lain di Morowali dan Morowali Utara, Sulawesi Tengah, yang dalam satu dekade terakhir mengalami perkembangan aktivitas industri berbasis pengolahan mineral.

“Kalau dulu Morowali didominasi pertambangan dan pertanian, sekarang lebih dari 75% ekonominya ditopang sektor industri,” katanya.

Perubahan struktur ekonomi tersebut menunjukkan bagaimana keberadaan industri pengolahan dapat memperluas aktivitas ekonomi di wilayah yang sebelumnya lebih bertumpu pada sektor primer. Namun, besarnya manfaat hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuan membangun keterkaitan dengan perekonomian lokal, pengembangan tenaga kerja, serta tata kelola industri yang berkelanjutan.

Investasi Pengolahan Terus Berkembang

Sejumlah pelaku industri terus mengembangkan investasi pengolahan nikel di Sulawesi. Salah satunya PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari Grup MIND ID, yang mengembangkan proyek pertumbuhan di Pomalaa, Morowali, dan Sorowako sebagai bagian dari ekspansi rantai nilai nikelnya.

Pengembangan tersebut mencakup fasilitas berbasis teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) yang dirancang untuk menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), produk antara yang dapat digunakan lebih lanjut dalam rantai pasok material baterai. Informasi perusahaan menunjukkan pengembangan HPAL terkait proyek Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako Limonite.

Baca Juga :  MAXY Academy Ajak Generasi Muda Belajar Digital Ads & Desain Visual Gratis

Perkembangan serupa di berbagai kawasan industri menunjukkan bahwa hilirisasi nikel di Sulawesi semakin membentuk ekosistem yang melibatkan perusahaan pertambangan, pengolahan mineral, penyedia teknologi, tenaga kerja, serta berbagai kegiatan ekonomi pendukung.

Bagi daerah penghasil sumber daya, tantangan berikutnya adalah memastikan ekspansi industri tersebut menghasilkan manfaat ekonomi yang semakin luas. Peningkatan nilai tambah perlu berjalan bersama pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal, keterlibatan usaha daerah, pengelolaan dampak lingkungan, serta penciptaan kegiatan ekonomi yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Dengan cadangan mineral dan berkembangnya kapasitas industri pengolahan, Sulawesi memiliki posisi penting dalam rantai nilai mineral Indonesia. Keberlanjutan transformasi tersebut akan ditentukan tidak hanya oleh besarnya investasi dan produksi, tetapi juga oleh sejauh mana industrialisasi mampu menghasilkan nilai tambah yang terhubung dengan pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01