Holding Perkebunan Nusantara Dorong Ekonomi Lokal, PTPN I Regional 2 Hidupkan Puluhan UMKM - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Ekonomi Lokal, PTPN I Regional 2 Hidupkan Puluhan UMKM

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis pemberdayaan lokal.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terlihat di Spekta Rengganis Suspension Bridge, jembatan gantung sepanjang 370 meter dengan ketinggian 75 meter yang terletak di kawasan wisata Kebun Teh Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sejak resmi dibuka, jembatan wisata milik PTPN I Regional 2 itu tak pernah sepi pengunjung. Wahana ekstrem yang membentang di atas lembah menuju Kawah Rengganis ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi wisatawan yang membutuhkan waktu untuk “mengumpulkan nyali” sebelum melintasi jembatan, area parkir di sekitar lokasi kini dipenuhi oleh puluhan warung dan kios milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PTPN I Regional 2 bersama PT Prakarsa Mulia selaku pengelola kawasan.

“Mereka adalah pelaku usaha lokal yang kami rekrut dan koordinasikan agar dapat tumbuh bersama. Komitmen kami adalah memastikan keberadaan perusahaan memberi efek ekonomi nyata dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujar Desmanto, Region Head PTPN I Regional 2, di Bandung, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Partisipasi VRITIMES Indonesia di Aspire Finnovation Summit 2024 Mendapat Sambutan Positif

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampaknya adalah Eko Marta Wijaya (39), Ketua UMKM area parkir Rengganis, yang juga pemilik Warung Kopi “Mang Eko”.

“Sejak kawasan wisata ini dikembangkan, kami direlokasi dari bawah dekat kawah ke area parkir baru dan diberikan warung sekaligus tempat tinggal tanpa dipungut biaya. Sekarang, rata-rata penghasilan teman-teman bisa mencapai Rp1 juta per minggu. Alhamdulillah, usaha kami berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pengangkutan sampah dan penataan area usaha agar lingkungan tetap bersih dan tertib.

Komitmen Sosial dan Ekonomi BUMN

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata Rengganis menjadi bukti nyata bagaimana aset BUMN dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

“Kemitraan ini adalah manifestasi komitmen perusahaan dalam menjalankan fungsi sosial dan ekonomi. PTPN I melalui aset Regional 2 berkomitmen penuh memajukan UMKM dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami ingin masyarakat lokal menjadi subjek utama pembangunan pariwisata,” kata Aris.

Baca Juga :  Libur Sekolah Bulan Juni, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 360 Ribu Pelanggan KAJJ

Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan model kemitraan ini merupakan perwujudan nyata dukungan Holding Perkebunan Nusantara terhadap agenda pembangunan nasional berbasis inklusivitas ekonomi.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penyediaan lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa.

“Program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat ini secara langsung merefleksikan dua cita-cita utama Presiden Prabowo. Pertama, kami menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan melalui pemberdayaan UMKM lokal serta penyerapan tenaga kerja pemuda setempat hingga 90 persen,” ujar Teddy.

Ia menambahkan, kemitraan dengan masyarakat ini merupakan langkah konkret untuk membangun dari bawah. “Dengan menyediakan infrastruktur warung, tempat tinggal, dan kebijakan bebas iuran, kami memastikan masyarakat asli menjadi penerima manfaat utama dari kemajuan kawasan wisata ini,” tegasnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek
Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant
LRT Jabodebek Kian Jadi Andalan Mobilitas Masyarakat, Pengguna Semester I 2026 Naik 23 Persen
Cara Membagi Tabungan Berdasarkan Tujuan Keuangan agar Lebih Mudah Tercapai
100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026
Saatnya Lebih Aktif! Grand Galaxy Park Hadirkan Ragam Aktivitas Olahraga
Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

LRT Jabodebek Kian Jadi Andalan Mobilitas Masyarakat, Pengguna Semester I 2026 Naik 23 Persen

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:02

Cara Membagi Tabungan Berdasarkan Tujuan Keuangan agar Lebih Mudah Tercapai

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02

Saatnya Lebih Aktif! Grand Galaxy Park Hadirkan Ragam Aktivitas Olahraga

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02

Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02

Terapkan Future-Ready Governance, BRI Life Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026

Berita Terbaru