Trading Tak “Hanya” Tentang Cuan: Misi Steven G. Tunas Mengangkat Literasi Keuangan Indonesia - Koran Mandalika

Trading Tak “Hanya” Tentang Cuan: Misi Steven G. Tunas Mengangkat Literasi Keuangan Indonesia

Senin, 2 Juni 2025 - 14:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah tren sosial media yang dipenuhi dengan konten “cuan cepat”, pamer profit dari HP, dan gaya hidup instan, satu hal yang sering dilupakan justru fondasi terpenting dari semuanya: literasi keuangan dan kesadaran risiko.
Setiap hari kita disuguhkan testimoni kilat dari “uang jajan jadi ratusan juta”, “modal kecil jadi mobil”, hingga “kerja dari rumah cuan tiap hari.” Namun, di balik narasi itu, banyak kisah pilu yang tak diangkat: margin call massal, salah entry karena FOMO, atau rugi karena ikut sinyal tanpa paham analisa.
Di sinilah kisah Steven G. Tunas mengambil peran penting. Pengalamannya sebagai fund manager di salah satu perusahaan paling bonafit di Indonesia, ia memiliki misi membangun komunitas trader yang melek literasi, bukan sekadar mengejar angka.

Dari Laut ke Lantai Bursa

Lulusan jurusan Perikanan dan Kelautan IPB ini awalnya tak punya rencana jadi trader, apalagi fund manager. Ketertarikannya pada dunia keuangan muncul setelah mengikuti kelas pasar modal dari Bursa Efek Jakarta dan Bursa Berjangka. Dari sana, jalannya berubah total.

Ia memulai karier sebagai analis, kemudian naik menjadi manajer di perusahaan pialang berjangka, menyentuh berbagai sisi industri: dari marketing, operasional, hingga dealing room. Jam terbang dan pelayananya di berbagai perusahaan sekuritas membawanya pada kesempatan karir lain yang sebelumnya tak pernah ia sangka.

Titik penting datang ketika salah satu klien loyalnya—pemilik ABC Group—memintanya mengelola dana investasi perusahaan.

Jago Scalping: Bukan Sekadar Profit, Tapi Komunitas Edukasi

Seiring meningkatnya permintaan untuk belajar trading selama pandemi, Steven mendirikan Jago Scalping. Namun ia menegaskan: ini bukan “kelas cuan instan”, tapi komunitas edukasi dengan pendekatan realistis dan berkelanjutan.

“Banyak orang ingin cepat kaya, modal kecil, untung besar. Tapi lupa kalau rugi itu bagian dari proses belajar,” ujarnya.

Steven mengajarkan risk management, money management, dan pola pikir jangka panjang. Analisa teknikal hanyalah alat. Tanpa mental dan sistem, trader hanya jadi korban volatilitas market.

Belajar dari Krisis, Bukan Konten Viral

Steven tak hanya belajar dari grafik dan teori. Ia mengalami langsung tiga fase terburuk dalam sejarah pasar global selama mengelola investasi perusahaan:

1) 2001 (Tragedi 9/11): Semua nasabahnya margin call sehari setelah ia memberi rekomendasi saham.

2) 2008 (Krisis Finansial Global): Portofolio saham anjlok, padahal posisinya terlihat aman sebelumnya.

3) 2020 (Pandemi COVID-19): Harga minyak jatuh, saham babak belur, banyak investor panik.

Baca Juga :  RevComm Raih Penghargaan Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang di Japan Startup Awards 2025

Semua titik terendah itu memiliki satu benang merah: terjadi saat posisi ditahan menginap. Dari sana, ia simpulkan bahwa scalping menjadi strategi paling aman dan fleksibel, terutama bagi trader ritel yang ingin tetap profit tanpa tekanan ekstrem.

Visi Besar: Trading Sebagai Gerakan Literasi Finansial

Lewat Jago Scalping, Steven ingin trading tak hanya jadi ladang cuan, tapi jadi gerakan edukatif.

“Kalau kita tidak belajar investasi dengan benar, uang kita akan terus disedot oleh broker asing atau judi online,” jelas Steven.

Melalui mentoring seumur hidup, komunitas belajar bersama, dan kurikulum yang realistis, Steven ingin mendorong masyarakat Indonesia—dari pelajar, ibu rumah tangga, hingga profesional untuk membangun masa depan finansial dengan sadar dan strategis.

Cerdaskan Trader Indonesia

Kisah Steven G. Tunas menjadi pengingat bahwa dalam dunia investasi, hasil bukan segalanya. Fondasi justru ada pada mentalitas, edukasi, dan keberanian mengelola risiko. Di saat banyak orang tergoda pada keajaiban satu malam, Steven mengajak kita untuk membangun keajaiban yang bertahan seumur hidup.

Karena seperti yang ia sering katakan:

“Profit itu hasil, tapi mental itu fondasi. Tanpa fondasi yang kuat, semua hasil akan runtuh saat badai pertama datang,” pungkas Steven.

Berita Terkait

Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar
Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia
Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat
Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan
Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha
Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang
Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka
Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:15

Duel Sengit hingga Garis Finis! Bintang Pranata Sukma Juarai Race 2 IJTC U-15 MRS 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 19:36

Angkasa FC Wakili NTB ke JIS Jakarta, Benzema: Kemenangan Berkat Kerja Sama Tim

Rabu, 29 April 2026 - 18:56

ITDC Gas Pol Kesiapan Mandalika: Pengamanan dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama Sambut Dua Ajang Balap Dunia 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:35

Fahmi Basam Sapu Bersih Seri Pembuka MRS 2026, Persaingan Ketat Warnai Mandalika

Minggu, 26 April 2026 - 17:44

Dari Mandalika ke Dunia: Pertamina Siapkan Generasi Emas Pembalap Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27

Gebrakan Baru di Mandalika Racing Series 2026, Wadah Talenta Muda Menuju Dunia Internasional

Senin, 23 Maret 2026 - 17:14

Raih Podium di Moto3 Brasil, Veda Ega Dipastikan Tampil di Grand Prix of Indonesia Mandalika

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:05

‎Pertamina 6 Hours Endurance By Racing Sun Academy Sukses Digelar di Sirkuit Mandalika

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:02