Holding Perkebunan Nusantara Intesifkan Produktivitas Melalui Peremajaan Sawit Berkelanjutan - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Intesifkan Produktivitas Melalui Peremajaan Sawit Berkelanjutan

Senin, 21 Juli 2025 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui program peremajaan berkelanjutan. Pada tahun 2025, seluas 1.597,82 hektare tanaman sawit muda PTPN IV Regional III dengan wilayah operasional di Bumi Lancang Kuning, Riau, dinyatakan siap panen.

Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, mengatakan sawit muda tersebut merupakan hasil program peremajaan yang berlangsung pada 2023 lalu. “Alhamdulillah, dengan kurun waktu 30 bulan atau 2,5 tahun sudah panen,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (21/7/2025). 

Selain panen cepat, ia juga mengatakan tanaman bernama latin Elaeis guineensis Jacq tersebut juga mampu menghasilkan produktivitas tandan buah segar (TBS) di atas standar nasional mencapai 7 ton per hektare per tahun. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanaman sawit muda yang telah memasuki panen itu di antaranya berlokasi di Afdeling 7 dan 8 Kebun Terantam dengan total luas mencapai 615,74 hektare. Panen perdana di areal tersebut dihadiri langsung oleh Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa, pada awal Juli 2025 kemarin. Kemudian, Kebun Sei Pagar tepatnya di Afdeling 3 dan 4 yang kegiatan panen perdana dilangsungkan oleh Region Head pada awal pekan ini.  

Baca Juga :  Peran Customer Service dan Tugas Utamanya di Bisnis

Selanjutnya, Kebun Lubuk Dalam tepatnya di Afdeling 4 dan 6 dengan total luas 579,39 hektare serta Kebun Sei Siasam Afdeling 1 dan 2 dengan luas 301,64 hektare akan segera panen dalam beberapa waktu mendatang. 

Gusmar menuturkan, sebagai langkah menjaga kebersinambungan operasional, PTPN IV Regional III turut melakukan peremajaan sawit renta dan konversi dengan total luas mencapai 2.396,45 hektare. 

Ia merincikan program peremajaan pada 2025 ini berlangsung di Kebun Lubuk Dalam dengan total luas mencapai 503,85 hektare, Terantam 649 hektare, dan Sei Berlian seluas 300 hektare. Selanjutnya, entitas juga ditarget melakukan konversi seluas 943 hektare di Kebun Air Molek I. 

Baca Juga :  Pengertian Hak Kepemilikan Usaha Bagi Pasangan Asing di Indonesia

“Program peremajaan ini harus menjadi momen bagi kita semua untuk juga meremajakan semangat kita. Memperbarui cara kerja kita, pola kita, sebagai bagian dari semangat perbaikan yang kita usung tiga tahun terakhir ini,” tutur Gusmar. 

Untuk diketahui, PTPN IV Regional III saat ini menjadi pilot project mencapai produktivitas crude palm oil (CPO) sebesar 7 ton per hektare. Produktivitas CPO merupakan indikator untuk mengukur kemampuan produksi setiap hektare perkebunan sawit dalam menghasilkan minyak sawit dalam kurun waktu satu tahun.  Secara nasional, produktivitas CPO ton perhektare berkisar di angka 3-4 ton. Sementara, PTPN IV Regional III mencapai 5,06 ton perhektare dan menuju target 7 ton perhektare. 

Dengan komitmen akan penerapan kultur teknis terbaik, manajemen panen yang efisien, minimalisir losses, pengelolaan kebun sesuai standar sertifikasi nasional, dan internasional secara terterintegrasi, lanjut Gusmar, menjadi kunci meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan.

Berita Terkait

Optimalkan Kondisi Perkerasan Jalan, PT JMTM Lakukan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Tol Semarang
Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik
Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri
Zentara Dorong Perusahaan Beralih dari Pengujian Keamanan Berkala ke Pendekatan Proaktif
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital
Punya Simpanan Sejak Lama, Kapan Reksa Dana Bisa Dicairkan?
IRGCE 2026 CONCLUDES WITH STRONG INTERNATIONAL PARTICIPATION AND BUSINESS PROSPECTS

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Optimalkan Kondisi Perkerasan Jalan, PT JMTM Lakukan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Tol Semarang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:02

Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:02

ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:02

Punya Simpanan Sejak Lama, Kapan Reksa Dana Bisa Dicairkan?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:03

IRGCE 2026 CONCLUDES WITH STRONG INTERNATIONAL PARTICIPATION AND BUSINESS PROSPECTS

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:02

Software Distributor: 5 Kebocoran Margin yang Tak Terlihat di Laporan Manual

Berita Terbaru