ICTIM 2025 Sukses Digelar: Menghubungkan Inovasi, Teknologi, dan Transformasi Bisnis - Koran Mandalika

ICTIM 2025 Sukses Digelar: Menghubungkan Inovasi, Teknologi, dan Transformasi Bisnis

Minggu, 30 November 2025 - 10:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, 22 November 2025 – BINUS Online kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kolaborasi akademik internasional melalui penyelenggaraan International Conference on Technology, Innovation, and Management (ICTIM) 2025 yang berlangsung pada 22-23 November 2025. Mengusung format hybrid dari kampus BINUS @Alam Sutera, acara ini mengangkat tema Integrating Innovation and Technology for Sustainable Business and Societal Impact, acara ini berhasil mempertemukan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri yang terdiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa pascasarjana, praktisi industri, hingga pengambil kebijakan. Selama dua hari penuh, ICTIM 2025 menjadi ruang diskusi strategis bagi mereka yang ingin memahami perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta praktik manajemen modern yang tengah membentuk arah masa depan berbagai sektor.

Salah satu bagian yang paling dinantikan dari ICTIM 2025 adalah sesi keynote yang menghadirkan tiga pembicara terkemuka dengan latar belakang dan keahlian yang beragam. Prof. Peter John Wanner dari Tohoku University, Jepang, membuka rangkaian keynote dengan pemaparan mengenai faktor resiliensi dan perkembangan pariwisata di Higashi-Matsushima sebelum dan sesudah bencana tsunami 2011. Dengan pengalaman riset jangka panjang di kawasan tersebut, Prof. Wanner memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana masyarakat dan industri pariwisata membangun kembali kekuatan ekonomi dan sosial mereka melalui kolaborasi, inovasi, dan manajemen risiko yang adaptif. Perspektifnya memberi inspirasi mengenai pentingnya ketahanan daerah dalam menghadapi disrupsi berskala besar.

Baca Juga :  Deposito atau Tabungan, Mana yang Kamu Gunakan?

Keynote kedua disampaikan oleh Profesor Ts. Dr. Koo Ah-Choo dari Multimedia University, Malaysia, yang mengangkat topik mengenai pengembangan talenta digital di era transformasi kecerdasan buatan. Dalam paparannya, Prof. Koo menekankan bagaimana perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah harus bergandengan tangan dalam membangun ekosistem talenta yang siap menghadapi percepatan teknologi. Ia menyoroti urgensi literasi AI, pentingnya penelitian multidisiplin, serta peluang bagi negara-negara di Asia untuk menjadi pusat inovasi digital global melalui pemanfaatan sumber daya manusia yang unggul. Presentasinya mendapatkan banyak perhatian karena relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini yang semakin didorong oleh otomasi dan teknologi data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Dr. Anita Maharani dari BINUS Business School menutup rangkaian keynote dengan pembahasan mendalam mengenai human capital management di era disrupsi digital. Beliau menyoroti bagaimana organisasi masa kini harus bertransformasi dalam mengelola talenta, mulai dari strategi rekrutmen, pengembangan kompetensi, hingga penciptaan budaya kerja yang adaptif dan selaras dengan perkembangan teknologi. Dengan keahliannya di bidang manajemen sumber daya manusia, Prof. Anita memberikan gambaran praktis tentang bagaimana perusahaan dan institusi pendidikan dapat membangun kapabilitas SDM yang mampu bersaing dan tetap relevan dalam era kompetitif yang terus berubah.

Baca Juga :  Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta

Di luar sesi keynote, ICTIM 2025 juga menjadi wadah bagi puluhan peneliti untuk mempresentasikan temuan terbaru mereka dalam enam track utama: Digital Business and Innovation, Transformation and Entrepreneurship, Sustainability Business & Finance, Computer Science and Artificial Intelligence, Industrial Engineering and Smart Manufacturing, serta Information Systems and Digital Governance. Setiap track menghadirkan diskusi menarik yang menggambarkan beragam tantangan dan peluang yang dihadapi dunia industri maupun institusi pendidikan dalam menghadapi perubahan teknologi global. Para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga paparan mengenai implementasi nyata di lapangan, menjadikan konferensi ini relevan bagi berbagai kalangan.

Secara keseluruhan, ICTIM 2025 bukan hanya menjadi ajang berbagi penelitian terbaru, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring internasional yang mendorong kolaborasi riset jangka panjang. Dengan berakhirnya konferensi tahun ini, BINUS Online berhasil mempertegas posisinya sebagai institusi yang aktif mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi global. Para peserta pulang membawa pengalaman akademik yang kaya, wawasan baru, serta peluang kolaborasi yang menjanjikan untuk masa depan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sanggabiz Pimpin Transformasi Digital Dthree Melalui Implementasi AI dalam Program SFI 2026 Kemenperin RI
BINUS UNIVERSITY Rayakan 30th Creative Digital English, Teguhkan Komitmen Ciptakan Generasi Muda Bertalenta
India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi
5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan
Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?
IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026
Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto
Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02

Sanggabiz Pimpin Transformasi Digital Dthree Melalui Implementasi AI dalam Program SFI 2026 Kemenperin RI

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02

BINUS UNIVERSITY Rayakan 30th Creative Digital English, Teguhkan Komitmen Ciptakan Generasi Muda Bertalenta

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02

India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:02

5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:02

Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?

Sabtu, 12 September 2026 - 13:02

Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto

Sabtu, 12 September 2026 - 10:02

Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 23:02

Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

Berita Terbaru