Sebelum MotoGP Mengaspal, MRS Round 4 Jadi Ajang MGPA ‘Check-Up’ Sirkuit Mandalika - Koran Mandalika

Sebelum MotoGP Mengaspal, MRS Round 4 Jadi Ajang MGPA ‘Check-Up’ Sirkuit Mandalika

Minggu, 20 September 2026 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Gelaran Mandalika Racing Series (MRS) Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi ajang kompetisi para pembalap nasional. Bagi pengelola sirkuit, event tersebut juga menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan lintasan dan berbagai perangkat pendukung menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Direktur Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, mengatakan seluruh kondisi lintasan di Sirkuit Mandalika telah memenuhi standar yang ditetapkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) maupun Federation Internationale de Motocyclisme (FIM).

Hal itu disampaikan Donny menyikapi adanya insiden atau crash selama berlangsungnya balapan MRS Round 4.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau terkait kondisi crash dan penanganannya, itu dilakukan oleh pihak resmi. Terkait penyebab crash, kemungkinannya macam-macam,” kata Donny.

Menurutnya, faktor penyebab insiden dapat berasal dari berbagai hal. Namun, dari sisi kondisi lintasan, MGPA memastikan seluruh fasilitas sirkuit telah memenuhi standar yang berlaku.

“Kami berani memberikan statement bahwa apa-apa yang ada di sirkuit ini sudah dalam standardisasi IMI maupun FIM,” ujarnya.

Selain kondisi lintasan, faktor perilaku pembalap saat berada di trek juga menjadi bagian yang dinilai dalam setiap insiden. Penilaian tersebut menjadi kewenangan Race Direction serta steward atau juri balapan.

“Bisa jadi karena riding behavior. Itu menjadi kewenangan Race Direction dan IMI Steward untuk melihat apakah crash disebabkan pelanggaran perilaku balap atau karena faktor lain,” jelasnya.

Donny menyebut dalam sebuah balapan, insiden dapat terjadi karena berbagai sebab. Ada yang masuk dalam kategori pelanggaran perilaku balap, namun ada pula yang murni merupakan kecelakaan.

Baca Juga :  Selamat! Apriyan Nahkodai PMII Lombok Tengah, Fokus Majukan Organisasi

“Penilaian atas hal itu menjadi kewenangan Race Direction dan steward atau juri-juri,” katanya.

*Marshal Lokal Terus Ditempa*

Selain kesiapan lintasan, MGPA juga terus meningkatkan kompetensi marshal yang bertugas di Sirkuit Mandalika.

Donny mengatakan semakin banyak event yang digelar, semakin banyak pula pengalaman yang diperoleh para marshal. Kondisi tersebut secara langsung ikut meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas di lintasan.

“Dengan semakin banyaknya event, pengalaman mereka bertambah sehingga secara langsung itu juga akan meningkatkan kompetensi marshal-marshal kita di Mandalika,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi para marshal yang sebagian besar merupakan putra daerah.

“Alhamdulillah, semua marshal kita, di mana mereka adalah putra-putra daerah, mampu menunjukkan kemampuan dan kompetensinya dalam menjalankan tugas di garis depan,” katanya.

*MRS Jadi Momentum Uji Perangkat Sirkuit*

Menurut Donny, pelaksanaan MRS Round 4 juga memiliki fungsi penting dalam menjaga kondisi lintasan sekaligus menguji berbagai perangkat pendukung balapan.

MGPA, kata dia, memang membatasi penggunaan lintasan menjelang MotoGP. Sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan MotoGP menjadi batas akhir penggunaan track untuk balapan, setelah itu sirkuit memasuki masa persiapan dan penyelesaian akhir.

Namun sebelum memasuki periode tersebut, penggunaan lintasan melalui track day maupun balapan tetap diperlukan.

“Track day dan balap itu justru diperlukan untuk menjaga grip dari race track itu sendiri,” jelas Donny.

Selain menjaga grip lintasan, MRS Round 4 juga menjadi kesempatan bagi MGPA untuk menguji berbagai perangkat elektronik yang digunakan dalam penyelenggaraan balapan.

Di antaranya timing system, track CCTV, digital flag, hingga sistem start dan lampu start.

“Event ini juga menjadi momentum untuk melakukan uji coba perangkat elektronik, timing system, track CCTV, digital flag, start system dan lampu start,” ungkapnya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Lombok Tengah Minta MBG Sasar Wilayah Terpencil

Donny memastikan sejauh ini seluruh sistem berjalan dengan baik.

“Sampai saat ini semua berjalan dengan baik, semua lancar,” tegasnya.

Dengan tahapan tersebut, ia memastikan persiapan Sirkuit Mandalika untuk menyambut MotoGP 2026 tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir.

“Insyaallah kita semua siap untuk MotoGP. Tinggal melakukan finishing, mana yang masih kurang, itu yang kita selesaikan,” katanya.

*MRS Jadi Fondasi Pembalap Nasional*

Lebih jauh, Donny menilai keberadaan MRS memiliki arti penting bagi perkembangan olahraga balap motor nasional.

Menurutnya, MRS bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi fondasi dan wadah untuk melahirkan talenta-talenta balap nasional agar mampu melanjutkan karier ke jenjang regional maupun internasional.

“MRS adalah sebagai fondasi, sebagai wadah untuk melahirkan national talent atau pembalap nasional agar nantinya bisa berkiprah di jenjang selanjutnya,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah ajang regional seperti Asia Road Racing Championship (ARRC), Moto4 Asia Cup, hingga berbagai kejuaraan di Eropa dapat menjadi jenjang lanjutan bagi pembalap Indonesia.

Karena itu, pembalap tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki mental dan sikap profesional.

“Balap tidak hanya teknis. Mental juga perlu dilatih, diberikan pembekalan untuk mempersiapkan mental mereka di pentas internasional,” katanya.

Menurut Donny, pembinaan sejak level nasional menjadi penting karena tuntutan profesionalisme akan semakin tinggi ketika pembalap naik ke jenjang kompetisi yang lebih besar.

“Yang terakhir, melatih mereka untuk bisa bersikap profesional. Karena mungkin iklimnya berbeda, kita balapan di Indonesia dengan tuntutan profesional yang makin ke atas makin tinggi,” pungkasnya. (wan)

Berita Terkait

Fahmi Basam Kuasai Race 1 MRS Round 4, Pembalap NTB Aldiaz Finis Posisi 8
MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional
108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat
InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Saat Kebutuhan Datang Tak Terduga, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana yang Fleksibel

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Berita Terbaru