IEF Gelar Curtain Raiser Indonesia Open Network (ION), Satukan Pemerintah dan Pemimpin Digital Global untuk Percepat Perdagangan Digital Inklusif - Koran Mandalika

IEF Gelar Curtain Raiser Indonesia Open Network (ION), Satukan Pemerintah dan Pemimpin Digital Global untuk Percepat Perdagangan Digital Inklusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Indonesia — 27 Januari 2026 Indonesia Economic Forum (IEF) akan menyelenggarakan Curtain Raiser Indonesia Open Network (ION) pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Mangkuluhur ARTOTEL Jakarta, Tiara Ballroom Lantai 3. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Indonesia Economic Forum ke-12 yang mengusung tema “The Digital Archipelago: Building Inclusive Digital Commerce Ecosystem.”

Upacara Pembukaan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB akan dibuka oleh H.E. Mamman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, serta dihadiri oleh tamu VVIP dari unsur pemerintah, industri, dan ekosistem digital. Agenda acara mencakup diskusi panel tingkat tinggi di sektor jasa keuangan, logistik, dan inovasi digital, serta ditutup dengan konferensi pers pada pukul 10.45 WIB.

Indonesia Open Network (ION) dirancang sebagai infrastruktur publik digital yang terbuka dan interoperabel untuk perdagangan. ION berfungsi sebagai lapisan jaringan netral yang menghubungkan berbagai aplikasi pembeli dan penjual, layanan logistik, sistem pembayaran, serta layanan digital pendukung lainnya. Melalui pendekatan ini, UMKM, koperasi, petani, perajin, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital secara lebih adil, efisien, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ION bukan merupakan marketplace baru. Inisiatif ini bertujuan menghubungkan platform dan program yang telah ada melalui protokol bersama dan interoperabilitas, sehingga mengurangi fragmentasi ekosistem dan membuka peluang skala nasional. Dewan Penasihat ION terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka yang merepresentasikan pengalaman Indonesia dan India dalam pengembangan infrastruktur publik digital, antara lain Shinta Kamdani, Dr Ilham A. Habibie, Dr R. S. Sharma, T. Koshy, serta H.E. Sandeep Chakravorty. Komposisi ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas negara antara ekonomi riil Indonesia dan keahlian India dalam pengembangan jaringan terbuka.

Baca Juga :  Di Balik Botol: Kisah Puresia Menuju 100% Ramah Lingkungan

Pelaksanaan Curtain Raiser ini didukung melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi publik dan organisasi ekosistem, termasuk Kementerian UMKM, KomDigi, Kementerian Perdagangan, Kedutaan Besar India, APINDO, dan ALDEI. Kolaborasi ini menyelaraskan agenda pemberdayaan UMKM nasional, penguatan ekosistem digital, serta perluasan akses pasar melalui infrastruktur perdagangan digital yang interoperabel.

Secara operasional, implementasi ION mengusung pendekatan tiga pilar. Pertama, integrasi dengan program digitalisasi nasional dan institusional yang telah berjalan, termasuk inisiatif UMKM berskala besar seperti SAPA UMKM. Kedua, pelibatan ekosistem konsumen utama sebagai penggerak permintaan dari sisi pembeli. Ketiga, percepatan aktivasi ekosistem hiper-lokal melalui kemitraan dengan ekosistem aplikasi KomDigi serta asosiasi logistik.

ION juga dikembangkan bersama mitra teknologi dan ekosistem terkemuka guna memastikan jaringan yang aman, terukur, dan berbasis protokol. Kolaborasi ini melibatkan Google, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Networks for Humanity, COSS, SequelString, serta Bank BRI, yang bersama-sama mendukung interoperabilitas, kesiapan skala cloud, integrasi logistik, dan pemberdayaan UMKM secara nasional.

Baca Juga :  LindungiHutan Luncurkan E-book Eksklusif untuk Edukasi Benchmarking

Media Program Highlights — Kamis, 5 Februari 2026

• Pembukaan & ION Curtain Raiser (09:00–11:00 WIB) — Peresmian oleh Menteri UMKM, H.E. Mamman Abdurrahman; momen peluncuran ION

• Konferensi Pers: 10.45 WIB

• Panel Sessions (Day 1):

o The Open Network: Powering Financial Services (11:00–12:30 WIB)

o Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer (14:00–15:30 WIB)

o Innovate to Integrate: New Tech for a New Network (16:00–17:30 WIB)

RSVP / Akreditas Media

Jurnalis senior dari Indonesia dan mancanegara diundang untuk menghadiri Upacara Pembukaan, sesi panel terpilih, dan Konferensi Pers. Media dimohon melakukan RSVP dengan mencantumkan nama dan peran jurnalis atau kru yang hadir, serta kebutuhan peliputan visual bila ada.

Kontak Media (IEF / ION Curtain Raiser):

• Imelda Melindyana — imelda@chairos.id | +62 877-7940-4838

• Maria Indawati — maria@chairos.id | +62 882-1167-4933

Tentang Indonesia Economic Forum (IEF)

Indonesia Economic Forum merupakan wadah yang mempertemukan para pemimpin kebijakan, industri, keuangan, dan teknologi untuk mendorong prioritas ekonomi nasional dan regional melalui dialog strategis, kemitraan, serta inisiatif yang berdampak nyata.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES 

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru