Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas - Koran Mandalika

Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia. Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 9,83 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, adaptif, dan mampu menunjang aktivitas operasional secara optimal juga terus meningkat.

Di tengah meningkatnya biaya konstruksi dan kebutuhan bangunan multifungsi, berbagai komponen bangunan kini dituntut tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mampu mendukung optimalisasi ruang, fleksibilitas penggunaan, serta kelancaran workflow operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan tersebut mulai terlihat pada berbagai proyek modern seperti warehouse, fasilitas komersial, kawasan industri, hingga hunian urban yang memiliki keterbatasan ruang namun membutuhkan mobilitas tinggi dan penggunaan ruang yang lebih efektif.

Baca Juga :  Maxy Academy Siap Gelar “AI No-Code”, Kelas Gratis Membangun Otomatisasi Kerja Tanpa Coding

Menurut Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), pendekatan pembangunan saat ini mulai bergeser dari sekadar menyusun komponen bangunan menjadi merancang sistem yang mampu meningkatkan performa bangunan secara keseluruhan.

Dalam konteks tersebut, sistem pintu mulai memiliki peran yang lebih strategis dibanding sebelumnya. Door system kini tidak hanya dipandang sebagai elemen akses, tetapi juga memengaruhi alur pergerakan, optimasi ruang, keamanan, hingga kenyamanan penggunaan bangunan sehari-hari.

Penggunaan sliding system dan folding door misalnya, mulai semakin banyak diterapkan karena dinilai mampu membantu optimalisasi ruang pada bangunan dengan kebutuhan mobilitas tinggi. Sementara smart locking technology mulai menjadi bagian dari kebutuhan keamanan dan pengelolaan akses pada bangunan modern.

Sebagai perusahaan yang telah bergerak lebih dari tiga dekade di bidang modern door system dan architectural hardware, Roda Bangun Mandiri (RBM) melihat perubahan ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan industri konstruksi dan properti di Indonesia.

Baca Juga :  Pasar Kripto Berdarah: BTC Anjlok Dipicu Faktor Makro & Serangan Siber

Menurut Bernardus, pengembang kini semakin mempertimbangkan bagaimana setiap sistem bangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap produktivitas operasional dan pengalaman penggunaan bangunan.

“Bangunan modern sekarang tidak hanya dituntut berdiri dengan baik, tetapi juga bekerja dengan efisien. Karena itu, setiap sistem di dalam bangunan mulai memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, mobilitas, dan pengalaman penggunaan ruang,” ujar Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM).

RBM menilai tren tersebut akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan operasional di masa depan.

Ke depan, pendekatan berbasis sistem diperkirakan akan semakin menjadi standar baru dalam pembangunan modern, terutama pada proyek yang menuntut fleksibilitas ruang, kecepatan operasional, dan efisiensi jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

30 Tahun Elnusa Petrofin: “Connecting Your Energy”, Menghubungkan Energi dan Menggerakkan Negeri
SUCOFINDO Lampaui Target, RUPS Sahkan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025
JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN
Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura
Menabung Emas Sedikit-Sedikit, Apakah Efektif?
Terinspirasi dari Pengalaman Studi di Meksiko, Mahasiswi BINUS @Alam Sutera Raih Juara 1 Duta Bahasa Banten 2026
Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas
Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:02

30 Tahun Elnusa Petrofin: “Connecting Your Energy”, Menghubungkan Energi dan Menggerakkan Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:02

SUCOFINDO Lampaui Target, RUPS Sahkan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:02

JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:02

Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:02

Terinspirasi dari Pengalaman Studi di Meksiko, Mahasiswi BINUS @Alam Sutera Raih Juara 1 Duta Bahasa Banten 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:02

Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:02

Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau

Berita Terbaru