Intip Cara Bangun Bisnis Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Buat Kamu yang Mau Mulai Usaha Ala Rafif Adhikara Yunus - Koran Mandalika

Intip Cara Bangun Bisnis Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Buat Kamu yang Mau Mulai Usaha Ala Rafif Adhikara Yunus

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Membangun bisnis di era saat ini bukanlah hal yang mudah. Persaingan ketat, perubahan tren yang cepat, serta ekspektasi konsumen yang terus berkembang menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha, terutama mereka yang baru akan memulai. Namun di tengah berbagai dinamika tersebut, muncul sosok-sosok muda yang berhasil menembus pasar dengan pendekatan unik dan ide segar. Salah satunya adalah Rafif Adhikara Yunus, pendiri sekaligus CEO dari Photomatics, sebuah brand photobox yang kini dikenal luas di berbagai kota besar Indonesia.

Bagi Dhika, membangun bisnis kreatif bukan hanya soal menjual produk atau jasa, melainkan bagaimana menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi pelanggan. Melalui Photomatics, ia membuktikan bahwa bisnis bisa tumbuh dengan kuat jika didasari oleh identitas yang jelas, pemahaman pasar yang mendalam, serta keberanian untuk terus berinovasi.

1. Memulai dari Kepekaan terhadap Peluang

Dhika memulai usahanya bukan dari modal besar, melainkan dari kepekaan melihat peluang. Ia menyadari bahwa kebutuhan untuk mengabadikan momen dengan cara yang lebih personal dan estetik semakin tinggi, terutama di kalangan anak muda. Dari sana, lahirlah gagasan untuk menghadirkan photobox dengan pendekatan visual yang lebih modern, kreatif, dan bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan event.

2. Inovasi sebagai Napas Bisnis

Salah satu kunci Photomatics bertahan dan terus berkembang adalah keberanian untuk berinovasi. Tidak berhenti pada layanan photobox yang itu-itu saja, Dhika dan timnya terus menghadirkan produk-produk baru dan konsep photobox yang unik.

Inovasi ini bukan sekadar mengikuti tren, tetapi didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen. Menurut Dhika, pelaku usaha harus selalu mendengarkan pasar dan mampu meresponsnya secara kreatif.

3. Membangun Identitas Brand yang Konsisten

Di tengah kompetisi pasar yang padat, memiliki produk bagus saja tidak cukup. Dhika menekankan pentingnya membangun brand yang memiliki identitas kuat dan konsisten. Mulai dari desain visual, komunikasi, hingga pengalaman pengguna, semuanya dirancang untuk menciptakan kesan yang solid dan mudah dikenali.

Baca Juga :  Asia Koshien 2025 Sukses Digelar, Jakarta Kian Kokoh Jadi Pusat Baseball Asia Tenggara

Photomatics, misalnya, tidak hanya dikenal karena hasil fotonya saja, tetapi juga karena pendekatan branding yang kuat di masyarakat.

4. Tim yang Solid adalah Fondasi

Tidak ada bisnis yang berkembang sendirian. Dhika percaya bahwa tim yang solid dan sevisi adalah aset terpenting dalam membangun usaha. Ia aktif mendorong kolaborasi antar anggota tim, terbuka terhadap ide-ide baru, dan menciptakan lingkungan kerja yang suportif. Bagi kamu yang ingin memulai bisnis, membangun tim dengan nilai yang sama penting untuk menjaga arah dan budaya kerja yang sehat.

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru