Investasi Aset Digital Jadi “Safe Haven” Di Tengah Gejolak Depresiasi Rupiah - Koran Mandalika

Investasi Aset Digital Jadi “Safe Haven” Di Tengah Gejolak Depresiasi Rupiah

Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam beberapa pekan terakhir, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat kian melemah, bahkan turun hingga 0,18% pada hari ini. Fenomena ini, kemudian disusul kenaikan volume trading perdagangan aset kripto berbasis $USDT hingga 281.148% pada platform Bittime. Tandakan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global dan arus modal yang beralih ke investasi aset digital.Sebelumnya, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali mengguncang pasar keuangan global dan menekan stabilitas nilai tukar berbagai mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Menariknya, di tengah ketidakpastian tersebut, semakin banyak investor Indonesia beralih ke aset-aset digital sebagai salah satu cara mempertahankan dan mengembangkan nilai aset mereka. Bittime, salah satu platform crypto exchange terdepan dan diawasi di Indonesia, mencatatkan kenaikan signifikan terhadap total trading volume aset-aset kripto seperti $USDT yang naik 281.148%, disusul $XPL dan $ASTER pada platform nya.

Lonjakan ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia kini melihat aset kripto, seperti $USDT, $ASTER, dan $XPL bukan sekedar diversifikasi jangka pendek, tetapi juga sarana investasi cerdas untuk melawan pelemahan mata uang fiat. Menekankan kondisi di mana masyarakat semakin sadar akan pentingnya strategi perlindungan nilai (hedging) dan diversifikasi investasi di luar instrumen konvensional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ryan Lymn, CEO Bittime Indonesia, fenomena ini mencerminkan perubahan perilaku keuangan masyarakat yang semakin matang. Di mana, saat Rupiah tertekan, investor mulai mencari tempat aman, tidak hanya untuk “mengamankan” tapi juga mengembangkan nilai aset mereka. Kehadiran $USDT sebagai aset diversifikasi yang terdesentralisasi menawarkan kemudahan akses bagi investor karena dapat diakses kapanpun dan di manapun.

Baca Juga :  Grebek Pasar BRI BO Otista: Dekatkan Layanan Perbankan dengan Pedagang dan UMKM

“Investasi yang aman tidak hanya soal memilih aset, tetapi juga soal memilih platform yang terpercaya. Bittime sebagai platform berizin dan diawasi hadir sebagai mitra investasi digital yang memberikan keamanan, likuiditas, dan potensi pertumbuhan aset yang berkelanjutan,” tambahnya.

Bittime memandang bahwa pelemahan nilai tukar dan ketegangan geopolitik justru dapat menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran investasi di Indonesia. Di tengah perubahan ekonomi global, memiliki aset digital yang kuat, aman, dan produktif menjadi bagian penting dari strategi keuangan modern.

Selaras dengan ini, Bittime menegaskan posisinya sebagai all-in-one crypto hub di Indonesia yang menyediakan diversifikasi aset yang lengkap bagi pengguna. Dengan menghadirkan dua mode pengelolaan keuangan yang dirancang untuk menjaga dan menumbuhkan nilai aset pengguna, yakni Auto-Earn untuk menghasilkan pendapatan pasif otomatis dari saldo kripto yang tersimpan, serta Financial Pledge untuk mendapatkan imbal hasil aktif melalui strategi pengelolaan terukur.

Dua fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk dapat menyesuaikan strategi investasi sesuai profil risiko dan tujuan mereka, baik itu menjaga kestabilan nilai di tengah fluktuasi pasar, maupun mengejar pertumbuhan aset dengan potensi imbal hasil tinggi.

Baca Juga :  Industri Web3, Peluang di Tengah Tantangan Sempitnya Lapangan Kerja

Apalagi, Bittime menawarkan imbal hasil (APY) staking hingga 10%, menjadikannya salah satu platform dengan tingkat imbal hasil paling kompetitif di Indonesia. Hal ini, dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melindungi daya beli dan mengembangkan nilai aset melalui pendekatan investasi aset digital.

Namun, tentu literasi investasi juga menjadi fondasi utama dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Investasi bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi tentang melindungi nilai aset yang sudah dimiliki.

Tentu, perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor.

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026
Menakar Daya Hidup Kemang: Episentrum Kosmopolitan Jakarta yang Bertahan di Tengah Tantangan Aksesibilitas
Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan
Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi
Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia
Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6
Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur
Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Menakar Daya Hidup Kemang: Episentrum Kosmopolitan Jakarta yang Bertahan di Tengah Tantangan Aksesibilitas

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:02

Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian

Berita Terbaru