Investor Kembali Serbu Bitcoin, Potensi Tembus Rp1,8 M Semakin Nyata? - Koran Mandalika

Investor Kembali Serbu Bitcoin, Potensi Tembus Rp1,8 M Semakin Nyata?

Senin, 19 Mei 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Mei 2025 – Bitcoin kembali menjadi sorotan utama pasar keuangan global seiring dengan meningkatnya arus masuk modal dan penguatan sentimen investor. Dalam sepekan terakhir, berbagai indikator teknikal dan fundamental menunjukkan bahwa BTC berpotensi menembus level tertinggi sepanjang masa sebelum akhir Mei 2025.

Menurut data dari Glassnode, Realized Cap Bitcoin—metrik yang mengukur total nilai BTC berdasarkan harga pergerakan terakhir koin—telah meningkat sebesar $30 miliar sejak 20 April. Saat ini, Realized Cap berada di angka $900 miliar, tumbuh 3% hanya dalam bulan Mei saja. Pertumbuhan ini mencerminkan stabilitas kepercayaan investor dan masuknya modal baru ke pasar kripto.

“Lonjakan Realized Cap ini menjadi sinyal bahwa arus masuk modal bukan sekadar spekulatif, tetapi juga mencerminkan pergeseran persepsi terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global,” jelas Fyqieh Fachrur, Analyst Tokocrypto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pola Kenaikan Konsisten dan Dukungan Sentimen Global

Grafik harga Bitcoin saat ini menunjukkan pola konsolidasi yang sehat. Setiap kali mencapai level kunci, BTC cenderung bergerak menyamping sebelum melanjutkan kenaikan. Saat ini, Bitcoin berkonsolidasi di antara kisaran atas US$105.700 dan kisaran bawah US$100.678. Jika pola ini bertahan, BTC berpotensi menembus level psikologis US$110.000 dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Wujudkan Dekarbonisasi, Pelindo Solusi Logistik Tanam Mangrove dan Penghijauan

Fyqieh menambahkan, “Secara teknikal, struktur harga menunjukkan pola higher high dan higher low yang kuat. Dengan RSI yang masih di kisaran netral, ruang untuk kenaikan lanjutan masih terbuka lebar.”

Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC). Sumber: Tokocrypto.

Faktor eksternal juga memperkuat peluang reli ini. Ketegangan perdagangan antara AS dan China yang mulai mereda setelah keputusan penurunan tarif selama 90 hari telah memicu sentimen risk-on di pasar global. Sementara itu, inflasi AS juga menunjukkan penurunan signifikan ke level 2,3% pada April 2025—terendah sejak Februari 2021—mendorong harapan bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga.

Pasca-Halving dan Potensi Jangka Panjang

Bitcoin saat ini juga berada dalam fase pasca-halving, sebuah periode historis yang kerap menjadi pemicu tren bullish berkepanjangan. Halving terakhir terjadi pada April 2024, yang berarti siklus penguatan masih berpeluang berlanjut hingga pertengahan atau akhir 2025.

Baca Juga :  ProCap Merayakan Pembukaan Lounge Bisnis Baru di Tiongkok, Hong Kong, SAR

“Kombinasi antara pengurangan pasokan, likuiditas baru dari institusi, dan faktor makroekonomi yang mendukung menciptakan ekosistem yang ideal bagi pertumbuhan harga Bitcoin,” ujar Fyqieh.

Sejumlah analis bahkan memperkirakan bahwa puncak siklus kali ini bisa membawa harga BTC ke level US$120.000 hingga US$150.000 sebelum akhir 2025, meski tentu dengan volatilitas yang tetap menjadi ciri khas pasar kripto.

Dengan sentimen global yang kondusif, siklus pasca-halving yang masih berjalan, dan peningkatan partisipasi investor domestik, Bitcoin kini berada di jalur yang menjanjikan untuk mencetak rekor harga baru.

Namun, seperti biasa, investor tetap disarankan untuk mengedepankan prinsip manajemen risiko dalam mengambil keputusan investasi. Pasar kripto penuh peluang, tapi juga menuntut kewaspadaan dan strategi yang matang.

Berita Terkait

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Jumat, 17 April 2026 - 15:00

BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan

Berita Terbaru