Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur - Koran Mandalika

Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperketat pengawasan di sepanjang jalur kereta api. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat, terutama mengantisipasi tradisi ‘ngabuburit’ di sekitar rel yang berisiko tinggi.

Jember, 20 Februari 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperketat pengawasan di sepanjang jalur kereta api. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat, terutama mengantisipasi tradisi ‘ngabuburit’ di sekitar rel yang berisiko tinggi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa jalur kereta api bukanlah area publik untuk beraktivitas santai. KAI berkomitmen penuh menciptakan kondisi yang aman dan nyaman menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna mengantisipasi masyarakat yang nekat beraktivitas di jalur rel saat sore hari, Daop 9 Jember mengerahkan personel pengamanan (Pam) jalur untuk melakukan patroli rutin. Menariknya, tahun ini KAI juga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Baca Juga :  Perkuat Positioning di Segmen Ritel, BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 di Bandung

“Kami melakukan pemantauan udara menggunakan drone di titik-titik yang tidak terjangkau oleh patroli darat. Ini memudahkan kami mendeteksi aktivitas membahayakan di sepanjang jalur,” ujar Cahyo.

Selain patroli fisik dan udara, Daop 9 juga melakukan pendekatan preventif melalui:

– Edukasi Langsung: Sosialisasi bahaya beraktivitas di sekitar rel kepada warga sekitar.

– Peringatan Visual: Pemasangan banner di berbagai titik strategis sepanjang jalur kereta api.

Sebagai bagian dari target keselamatan tahun 2026, Daop 9 Jember bergerak cepat dalam program penutupan dan penyempitan perlintasan sebidang liar. Dari target 8 titik di tahun ini, 3 titik telah berhasil dieksekusi, yakni:

– KM 95+7/8 (Bayeman – Probolinggo): Penutupan perlintasan liar.

– KM 158+2/3 (Jatiroto – Tanggul): Penutupan perlintasan liar.

– KM 55+7/8 (Kalisetail – Temuguruh): Penyempitan perlintasan untuk membatasi akses kendaraan besar.

Tak hanya perlintasan, KAI juga menindak bangunan liar yang mengganggu ruang manfaat jalan kereta api. Baru-baru ini, telah dilaksanakan pembongkaran satu titik bangunan liar di Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

Hingga Februari 2026, KAI Daop 9 tercatat telah melaksanakan 11 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Hal ini membuktikan bahwa aspek keselamatan tidak bisa hanya mengandalkan petugas, namun juga butuh kesadaran kolektif dari masyarakat.

“Seluruh langkah ini adalah persiapan kami menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Kami ingin memastikan saat arus mudik nanti dimulai, jalur benar-benar steril dan aman sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan maksimal tanpa kendala operasional,” tutup Cahyo.

KAI mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan yang ada demi kebaikan bersama. Mari jadikan momentum Ramadhan ini sebagai waktu untuk meningkatkan disiplin demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Tentang PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa transportasi perkeretaapian yang wilayahnya meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek
SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental
Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini
Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan
Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas
BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:59

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Pembiayaan Mobil Bekas Jadi Motor Pertumbuhan, BRI Finance Catat Kenaikan 169,34 Persen

Berita Terbaru

Teknologi

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Jul 2026 - 12:00