Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan - Koran Mandalika

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta maskapai penerbangan menambah kapasitas penerbangan menuju Lombok sejak awal periode MotoGP Mandalika 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus mencegah keterbatasan kursi dan tingginya harga tiket menghambat wisatawan datang ke NTB.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, aksesibilitas udara menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Pengalaman dari sejumlah event internasional sebelumnya menunjukkan, tingginya minat masyarakat untuk datang tidak selalu berujung pada kunjungan ketika ketersediaan kursi terbatas dan harga tiket meningkat.

“Banyak calon wisatawan sebenarnya sudah memiliki keinginan untuk datang, bahkan sudah membeli tiket acara. Namun ketika mencari tiket pesawat, ternyata kursinya sudah terbatas atau harganya terlalu tinggi. Akhirnya mereka membatalkan perjalanan,” ujar Iqbal dalam rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, Selasa (8/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indikasi peningkatan permintaan mulai terlihat dari data pemesanan yang disampaikan sejumlah maskapai. Tingkat keterisian beberapa penerbangan menuju Lombok telah mendekati 90 persen, sementara ketersediaan kursi pada sejumlah jadwal semakin terbatas.

Karena itu, Miq Iqbal mendorong maskapai menyiapkan tambahan kapasitas sejak jauh hari, tidak semata-mata mengandalkan extra flight menjelang puncak pelaksanaan MotoGP.

Baca Juga :  Buruan Cek! Pemprov NTB Lelang 29 Mobil Dinas, Pengumuman Segera Terbit

Menurutnya, penambahan kapasitas dapat dilakukan melalui dua skema. Pertama, penerbangan tambahan yang diumumkan lebih awal sehingga masyarakat dan pelaku industri perjalanan memiliki kepastian dalam merencanakan perjalanan. Kedua, extra flight yang disiapkan secara fleksibel untuk merespons lonjakan permintaan menjelang pelaksanaan event.

“Kalau tambahan penerbangan diumumkan lebih awal, masyarakat bisa merencanakan perjalanan dan kita juga bisa melakukan promosi lebih maksimal di daerah-daerah potensial,” katanya.

Selain penerbangan tambahan, Gubernur meminta maskapai mempertimbangkan penggunaan pesawat dengan kapasitas lebih besar serta mengaktifkan kembali sejumlah slot penerbangan yang sebelumnya tidak beroperasi. Rute Jakarta–Lombok, Surabaya–Lombok, Yogyakarta–Lombok, dan kemungkinan pengaktifan kembali rute Malang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.

Perhatian juga diarahkan pada arus kepulangan penonton. Miq Iqbal meminta maskapai mempertimbangkan penerbangan malam setelah rangkaian MotoGP berakhir, mengingat penonton diperkirakan masih berada di kawasan Mandalika hingga sore hari dan menghadapi potensi kepadatan lalu lintas saat meninggalkan kawasan sirkuit.

“Yang paling penting bagi kita adalah tambahan kapasitas kursi. Apakah melalui extra flight atau penggunaan pesawat dengan kapasitas lebih besar, semuanya perlu dipertimbangkan,” tegasnya.

Sejumlah maskapai telah menyiapkan langkah antisipasi. Garuda Indonesia menyiapkan penerbangan tambahan pada 8–11 Oktober serta penyesuaian kapasitas pada 12 Oktober. Pelita Air meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi dua kali sehari mulai 8 Oktober, sementara Citilink menyiapkan tambahan kapasitas pada rute Jakarta–Lombok dan Surabaya–Lombok.

Baca Juga :  Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun

Lion Air juga membuka kemungkinan penambahan extra flight berdasarkan perkembangan permintaan penumpang. Untuk penerbangan internasional, AirAsia tetap mengoperasikan rute Kuala Lumpur–Lombok setiap hari dan akan meneruskan pembahasan mengenai kemungkinan penambahan kapasitas.

Bagi NTB, penguatan akses udara tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas penonton. Kemudahan akses menjadi bagian penting dari upaya memastikan dampak ekonomi MotoGP dapat dirasakan lebih luas melalui peningkatan kunjungan wisatawan, aktivitas usaha, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga UMKM.

Miq Iqbal menegaskan, keberhasilan MotoGP Mandalika tidak cukup diukur dari kesiapan sirkuit dan penyelenggaraan balapan. Pengalaman wisatawan sejak merencanakan perjalanan, tiba di Lombok, hingga kembali ke daerah asal juga menjadi bagian dari kualitas penyelenggaraan event internasional tersebut.

“MotoGP adalah momentum besar bagi NTB. Karena itu, kita harus memastikan akses menuju Lombok semakin mudah, pilihan penerbangan semakin banyak, dan masyarakat memiliki kepastian dalam merencanakan perjalanan,” pungkasnya.

Dengan memastikan kapasitas penerbangan tersedia sebelum lonjakan terjadi, NTB ingin memastikan MotoGP tidak berhenti sebagai agenda olahraga internasional, tetapi menjadi momentum yang menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah secara lebih luas. (*)

Berita Terkait

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru