Jogging Track di Polder Semarang Tawang Hadirkan Ruang Publik Sehat di Depan Stasiun Semarang Tawang - Koran Mandalika

Jogging Track di Polder Semarang Tawang Hadirkan Ruang Publik Sehat di Depan Stasiun Semarang Tawang

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jogging track di kawasan Polder Semarang Tawang, tepat di depan Stasiun Semarang Tawang yang kini menjadi salah satu ruang publik sehat dan ikonik di tengah Kota Semarang.

KAI Daop 4 Semarang terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan fasilitas yang tidak hanya mendukung operasional transportasi, tetapi juga memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran jogging track di kawasan Polder Semarang Tawang, tepat di depan Stasiun Semarang Tawang, yang kini menjadi salah satu ruang publik sehat dan ikonik di tengah Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polder Semarang Tawang sejak awal dibangun sebagai kolam retensi yang berfungsi menampung air hujan sekaligus mengendalikan banjir rob yang kerap terjadi di kawasan Kota Lama Semarang. Namun seiring dengan penataan kawasan, polder tersebut kini memiliki fungsi ganda sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, maupun menikmati suasana kota. Jogging track yang mengelilingi polder memiliki lintasan sekitar 450 meter per putaran sehingga sangat ideal untuk aktivitas lari ringan, jalan santai, hingga latihan bagi komunitas olahraga.

Baca Juga :  Investasi dalam proyek energi terbarukan sejalan dengan tujuan keberlanjutan Dubai.

Image

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bentuk sinergi antara aspek infrastruktur, kesehatan, dan sosial.

“Selain sebagai kolam retensi untuk pengendali banjir, area Polder Semarang Tawang juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk jogging atau sekadar rekreasi. Lokasinya yang strategis tepat di depan Stasiun Tawang membuat masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati pemandangan arsitektur bersejarah di sekitar Kota Lama. Kehadiran fasilitas ini sejalan dengan upaya KAI untuk menghadirkan ruang terbuka yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberi nilai tambah bagi kesehatan dan interaksi sosial,” ujarnya.

Franoto menambahkan kehadiran masyarakat di ruang publik ini sekaligus menambah dinamika kehidupan perkotaan, memperkuat interaksi sosial, dan menghadirkan alternatif destinasi olahraga ringan di tengah padatnya kawasan Kota Lama.

Lebih lanjut, Franoto menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban selama memanfaatkan fasilitas publik ini. Menurutnya, kenyamanan dan keberlanjutan fungsi jogging track hanya bisa tercapai apabila semua pihak terlibat aktif dalam menjaganya.

Baca Juga :  Biaya Tak Terduga dalam Merawat Hewan Peliharaan

“Kami berharap Polder Semarang Tawang terus menjadi ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman. Keberadaannya adalah simbol kedekatan KAI dengan masyarakat, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung gaya hidup sehat serta pengembangan kawasan perkotaan yang lebih humanis dan berkelanjutan,” tambahnya.

Image

Kehadiran jogging track di Polder Semarang Tawang juga selaras dengan komitmen KAI untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, menjaga kualitas lingkungan, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dengan memanfaatkan kawasan sekitar stasiun sebagai ruang terbuka, KAI tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kota yang memberi kontribusi pada peningkatan kualitas hidup warganya.

“Ruang publik ini pada akhirnya tidak hanya sekadar jalur lari, melainkan juga simbol keterpaduan antara fungsi infrastruktur, rekreasi, dan pelestarian lingkungan. Kehadiran masyarakat di jogging track Polder Semarang Tawang menunjukkan bahwa stasiun tidak hanya berperan sebagai simpul transportasi, tetapi juga dapat menjadi pusat kehidupan kota yang memadukan mobilitas, sejarah, dan ruang hidup sehat,” tutup Franoto.

Berita Terkait

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:02

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Berita Terbaru