Koran Mandalika, Lepak Timur – Dalam rangka menjalankan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mahasiswa KKN Angkatan 40 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 17 melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan sekaligus pendampingan pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan balita di Posyandu Jelita, Dusun Montong Tambolak, Desa Lepak Timur, pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini hingga usia lanjut.
Bekerja sama dengan kader Posyandu Jelita serta tenaga kesehatan setempat, Mahasiswa KKN berperan aktif membantu seluruh rangkaian pelayanan posyandu, mulai dari proses registrasi peserta, penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan perkembangan tumbuh kembang anak, hingga membantu pemeriksaan kesehatan bagi para lansia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah awal dalam mencegah berbagai penyakit.
Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan kesehatan ibu, balita, dan lansia. Edukasi yang diberikan kepada para orang tua menitikberatkan pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui kegiatan posyandu.
Para orang tua juga diajak untuk lebih memahami pentingnya imunisasi serta pemeriksaan kesehatan berkala sebagai upaya pencegahan stunting dan berbagai penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak.
Sementara itu, kepada para lansia disampaikan materi mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat, mengurangi konsumsi makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak, melakukan aktivitas fisik ringan sesuai kemampuan, menjaga kesehatan mental, serta rutin memeriksakan tekanan darah dan kondisi kesehatan lainnya. Mahasiswa juga mengajak para lansia untuk tetap aktif mengikuti kegiatan posyandu agar kondisi kesehatan mereka dapat terus dipantau oleh tenaga kesehatan.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para ibu membawa balita mereka sejak pagi untuk mengikuti pelayanan kesehatan, sementara para lansia hadir dengan semangat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Kehadiran mahasiswa KKN disambut hangat oleh masyarakat karena dinilai mampu memberikan semangat baru serta membantu memperlancar proses pelayanan di Posyandu Jelita. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh kebersamaan, dan menunjukkan sinergi yang baik antara mahasiswa, kader posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat Dusun Montong Tambolak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Angkatan 40 UMMAT Kelompok 17 tidak hanya menjalankan program kerja semata, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami pentingnya pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Lepak Timur.
Ketua Kelompok 17 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen mahasiswa KKN untuk mendukung program-program kesehatan masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya sosialisasi dan pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, memanfaatkan layanan posyandu secara rutin, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN Angkatan 40 UMMAT Kelompok 17 berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.
Dengan kerja sama yang baik, upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita sebagai generasi penerus bangsa dan para lansia sebagai kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, dapat terus ditingkatkan sehingga terwujud masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (*)






