KAI Angkut 21,6 Juta Ton Barang hingga April 2025, Didominasi Batu Bara untuk Energi Nasional - Koran Mandalika

KAI Angkut 21,6 Juta Ton Barang hingga April 2025, Didominasi Batu Bara untuk Energi Nasional

Jumat, 2 Mei 2025 - 15:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang selama periode Januari hingga April 2025. Secara kumulatif, KAI telah mengangkut 21.601.203 ton barang (unaudited), meningkat 3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 21.012.853 ton.

Peningkatan volume angkutan ini menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi, distribusi logistik nasional, serta pembangunan ekonomi daerah. Komoditas batu bara masih menjadi kontributor utama dengan porsi 83,07% atau sebanyak 17.945.049 ton dari total angkutan barang.

“Batu bara yang kami distribusikan sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan pembangkit listrik di Pulau Jawa dan Bali. Ini merupakan kontribusi nyata KAI dalam menjaga pasokan energi nasional agar tetap andal dan berkelanjutan,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara bulanan, angkutan barang pada April 2025 tercatat sebanyak 5.542.306 ton, tumbuh 6% dibandingkan April 2024 sebesar 5.227.539 ton. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pada komoditas batu bara yang mencapai 4.684.439 ton, serta performa yang stabil dari angkutan non-batu bara.

Baca Juga :  Energy Academy Luncurkan 12 Program Bersertifikasi BNSP untuk Sektor Pertambangan, Migas, dan Lingkungan

Salah satu sorotan utama adalah lonjakan signifikan pada angkutan pupuk. Hingga April 2025, KAI telah mengangkut 9.120 ton pupuk, meningkat 155% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 3.570 ton.

“Distribusi pupuk yang efisien sangat krusial dalam mendukung sektor pertanian nasional. Peningkatan ini menunjukkan bahwa layanan logistik berbasis rel mampu menjangkau kebutuhan vital masyarakat hingga ke pelosok,” tambah Anne.

Kinerja positif juga ditunjukkan oleh angkutan barang retail. Volume angkutan retail tumbuh 17% dari 66.654 ton pada Januari–April 2024 menjadi 77.859 ton pada periode yang sama tahun ini. Komoditas ini mencakup kebutuhan industri kecil dan menengah (IKM), barang konsumsi, serta produk-produk lokal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Susu Kambing Etamilku Ikut Memeriahkan Velo Sport Day di Lapangan Olahraga Velodrom Jakarta Timur

“Pertumbuhan angkutan retail ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha, termasuk UMKM dan sektor logistik regional, terhadap layanan KAI yang andal dan kompetitif,” jelas Anne.

KAI terus berupaya memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi angkutan barang melalui peningkatan sarana dan prasarana, digitalisasi layanan, serta pengembangan model kereta logistik yang fleksibel sesuai kebutuhan pelanggan.

Moda transportasi berbasis rel memiliki keunggulan signifikan dalam efisiensi biaya logistik, kapasitas besar, dan ramah lingkungan. Dengan satu kali perjalanan, kereta barang dapat mengangkut puluhan ton barang sekaligus, menekan emisi karbon, dan mengurangi tekanan terhadap infrastruktur jalan raya.

“Dukungan kami terhadap sektor energi, pertanian, dan industri tidak hanya berdampak pada efisiensi logistik, tetapi juga menciptakan efek domino yang positif bagi ekonomi nasional. KAI berkomitmen untuk menjadi tulang punggung transportasi barang yang andal, adaptif, dan berkelanjutan,” tutup Anne.

Berita Terkait

SUPERGIRL Hadir di Grand Galaxy Park Mall, Petualangan Siap Dimulai
Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan
Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan
Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama
XCION Sukses Gelar Festival Inovasi Digital ke-4 Tahun 2026, Menargetkan MCION 4th CXO Summit di Penang
BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Praktis untuk Liburan Akhir Pekan
BRI Finance Perketat Efisiensi Operasional di Tengah Tingginya Cost of Fund
Butuh Dana Tunai untuk Usaha? Cek Penawaran BRI Finance Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:17

Menhan Sampaikan Kondisi Tuan Guru Bagu Kian Membaik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:27

Pantau Pendataan di Lombok Tengah, Wakil Kepala BPS Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:49

Mi6: Pemilu Belum Sepenuhnya Inklusif Jika Disabilitas Hanya Jadi Pemilih

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:27

Perluas Kerja Sama Internasional, Pemprov NTB Adakan Pertemuan dengan Dubes Oman

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:58

Kemenag NTB Bentuk Satgas Cegah Kekerasan di Ponpes, Zamroni: Tunggu SK Gubernur

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:11

MTQ NTB Ditutup Konser Musik, FP4 NTB Pertanyakan Komitmen Memuliakan Al-Qur’an

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30

MTQ NTB 2026 Telah Usai, Lombok Tengah Raih Juara Umum

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:11

Pemutihan Pajak Kendaraan di NTB Resmi Berlaku, Cukup Bayar Pokok Pajak

Berita Terbaru