KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh TertinggiKAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi - Koran Mandalika

KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh TertinggiKAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat kinerja positif angkutan kereta api jarak jauh sepanjang tahun 2025. Selama periode Januari hingga Desember 2025, volume penumpang KA jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 9.871.995 penumpang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 9.403.175 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa capaian tersebut kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin meningkat sebagai moda transportasi andalan.

“Pertumbuhan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, terutama karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses antarmoda,” ujar Franoto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Daop 1 Jakarta, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi sepanjang 2025, yakni mencapai 4.138.151 penumpang. Disusul Stasiun Gambir sebanyak 3.089.297 penumpang, Stasiun Bekasi 1.329.456 penumpang, Stasiun Jatinegara 530.303 penumpang, Stasiun Cikarang 434.334 penumpang, Stasiun Cikampek 179.774 penumpang, serta Stasiun Karawang 170.304 penumpang.

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Siap Lahirkan Generasi Muda Untuk Memajukan Industri Fashion Indonesia

Dari sisi pertumbuhan, Stasiun Jatinegara mencatat lonjakan paling signifikan. Jumlah penumpang yang naik dari stasiun tersebut meningkat hingga 157 persen, dari 206.682 penumpang pada 2024 menjadi 530.303 penumpang pada 2025. Selain itu, Stasiun Karawang mengalami pertumbuhan sebesar 36 persen, sementara Stasiun Cikampek juga mencatat kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Franoto menjelaskan, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan infrastruktur dan kualitas pelayanan, termasuk integrasi antarmoda transportasi.

“Pengembangan fasilitas stasiun, kemudahan integrasi dengan Commuter Line, TransJakarta, angkutan daring, serta transportasi umum lainnya menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api,” kata Franoto.

Selain peningkatan layanan, KAI Daop 1 Jakarta juga secara konsisten mengimplementasikan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam operasional perkeretaapian. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengurangan sampah plastik dengan penyediaan water station di stasiun, penggunaan kemasan makanan dan waste bag berbahan kertas, serta pemakaian alat makan berbahan kayu.

Baca Juga :  KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza

KAI juga melakukan pengurangan penggunaan kertas melalui penyediaan fasilitas e-boarding dan penerapan boarding berbasis face recognition di sejumlah stasiun. Dari sisi operasional dan energi, KAI telah menggunakan bahan bakar ramah lingkungan B40 serta memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan perkeretaapian.

“KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan yang tidak hanya berorientasi pada kenyamanan pelanggan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan tema perusahaan ‘KAI Semakin Melayani’,” tutup Franoto.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52