KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Jawa Barat Beralih ke Kereta Api - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Jawa Barat Beralih ke Kereta Api

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat (28 Oktober 2025) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus mendorong masyarakat di wilayah Jawa Barat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi utama dalam bepergian, baik untuk keperluan wisata, pekerjaan, maupun aktivitas harian. Selain menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu, penggunaan kereta api juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

Berdasarkan data dari laman sustainability.kai.id, sebagai ilustrasi jika jika melakukan perjalanan menggunakan KA Cikuray (300) relasi Bandung – Garut kelas Ekonomi akan menghasilkan emisi sebesar 1,19 kg CO₂e per penumpang. Sedangkan perjalanan dengan mobil pribadi berkapasitas 1.000–2.000 cc untuk rute yang sama menghasilkan emisi sebesar 1,97 kg CO₂e.

Artinya, dengan memilih kereta api, pelanggan telah berkontribusi menghemat emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 0,78 kg CO₂e dibandingkan dengan penggunaan mobil pribadi berkapasitas 1.000–2.000 cc. Jumlah tersebut setara dengan serapan emisi GRK satu pohon durian dewasa (usia 5–10 tahun) selama satu hari.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa penggunaan transportasi publik, khususnya kereta api, merupakan langkah nyata dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. “Selain efisien dan nyaman, bepergian dengan kereta api juga berarti ikut menjaga bumi. KAI berkomitmen untuk menghadirkan transportasi yang tidak hanya andal bagi pelanggan, tetapi juga ramah terhadap lingkungan,” ujarnya.

KAI Daop 2 Bandung melayani berbagai rute strategis di Jawa Barat melalui jaringan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal dengan beragam kelas pelayanan, mulai dari Ekonomi hingga Eksekutif. Layanan tersebut menjangkau kota-kota penting seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, dan Cirebon, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan moda perjalanan yang aman, nyaman, dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

Selain itu, di wilayah Daop 2 Bandung juga terdapat layanan kereta api lokal yang dikelola oleh KAI Commuter (KCI) yang menjangkau hampir setiap stasiun kecil di wilayah kerja Daop 2 Bandung. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai daerah untuk beraktivitas menggunakan moda transportasi massal yang terjangkau dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Bittime Hadirkan Pengalaman Eksklusif VIP Experience, #CryptoVIPJourney di Tengah Tren Positif Aset Kripto

Tercatat sepanjang Januari hingga September 2025, sebanyak 3.722.968 pelanggan telah menggunakan kereta api jarak jauh, sedangkan 10.558.561 pelanggan menggunakan kereta api lokal (yang dikelola oleh KAI Commuter) dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.

“Dengan memilih kereta api, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan bebas macet, tetapi juga turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam serta mendukung komitmen Indonesia menuju transportasi berkelanjutan,” pungkas Kuswardojo.

About Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International
Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus
PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India
Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek
SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:45

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:38

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:59

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Berita Terbaru