Antisipasi Bencana, KAI Divre IV Tanjung Karang Pasang Sensor Pemantau di Jalur Rawan - Koran Mandalika

Antisipasi Bencana, KAI Divre IV Tanjung Karang Pasang Sensor Pemantau di Jalur Rawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi Bencana, KAI Divre IV Tanjung Karang Pasang Sensor Pemantau di Jalur Rawan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang terus memperkuat upaya mitigasi bencana guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemasangan sensor pemantau kondisi alam di sejumlah titik rawan jalur kereta api.

Kepala Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang empat unit sensor pemantau yang dapat memonitor kondisi lingkungan secara real time. Sensor-sensor tersebut ditempatkan di wilayah Sukamenanti, Blambangan Umpu, Kotabumi, dan Sepancar, yang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan alam, khususnya saat curah hujan meningkat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang terus memperkuat upaya mitigasi bencana guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (18/12/2025). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemasangan sensor pemantau kondisi alam di sejumlah titik rawan jalur kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang empat unit sensor pemantau yang dapat memonitor kondisi lingkungan secara real time. Sensor-sensor tersebut ditempatkan di wilayah Sukamenanti, Blambangan Umpu, Kotabumi, dan Sepancar, yang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan alam, khususnya saat curah hujan meningkat.

“Pemasangan sensor ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pemantauan secara langsung dan berkelanjutan, kami dapat segera mengetahui kondisi di lapangan saat terjadi hujan lebat atau potensi gangguan lainnya, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Ramdany.

Baca Juga :  Hisense HVAC Memperkuat Jaringan dan Memperkenalkan Produk Baru pada Dealer Conference 2025

Ia menambahkan, data yang diterima dari sensor tersebut menjadi acuan penting bagi petugas di lapangan dan pusat pengendalian perjalanan kereta api dalam mengambil keputusan operasional, termasuk penanganan dini terhadap potensi bencana seperti longsor, banjir, maupun pergeseran tanah di sekitar jalur rel.

Selain pemasangan sensor, KAI Divre IV Tanjung Karang juga telah menyiagakan berbagai peralatan dan material darurat di seluruh kantor resort. Tidak hanya itu, petugas tambahan turut ditempatkan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori perhatian khusus di wilayah operasional Divre IV Tanjung Karang untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Seluruh langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab KAI dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan andal kepada masyarakat, khususnya selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” lanjut Ramdany.

Dengan berbagai upaya mitigasi tersebut, KAI Divre IV Tanjung Karang optimistis dapat meminimalkan risiko gangguan perjalanan kereta api serta menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

“Kami berharap Angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan nyaman menggunakan kereta api,” tutup Ramdany.

“Pemasangan sensor ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pemantauan secara langsung dan berkelanjutan, kami dapat segera mengetahui kondisi di lapangan saat terjadi hujan lebat atau potensi gangguan lainnya, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Ramdany.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Imbas Demonstrasi, Krisis Politik Indonesia dan Dampaknya pada Industri Aset Kripto

Ia menambahkan, data yang diterima dari sensor tersebut menjadi acuan penting bagi petugas di lapangan dan pusat pengendalian perjalanan kereta api dalam mengambil keputusan operasional, termasuk penanganan dini terhadap potensi bencana seperti longsor, banjir, maupun pergeseran tanah di sekitar jalur rel.

Selain pemasangan sensor, KAI Divre IV Tanjung Karang juga telah menyiagakan berbagai peralatan dan material darurat di seluruh kantor resort. Tidak hanya itu, petugas tambahan turut ditempatkan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori perhatian khusus di wilayah operasional Divre IV Tanjung Karang untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Seluruh langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab KAI dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan andal kepada masyarakat, khususnya selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” lanjut Ramdany.

Dengan berbagai upaya mitigasi tersebut, KAI Divre IV Tanjung Karang optimistis dapat meminimalkan risiko gangguan perjalanan kereta api serta menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

“Kami berharap Angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan nyaman menggunakan kereta api,” tutup Ramdany.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah
19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko
PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar
RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis
Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya
Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Media x Space 2026: School of Design BINUS UNIVERSITY dan Arcolabs Hadirkan Eksplorasi Seni, Teknologi, dan Pengetahuan Leluhur

Berita Terbaru