KAI Daop 4 Sambut Baik Rencana Pemkab Kudus Hidupkan Aset Perkeretaapian, Dorong UMKM dan Potensi Wisata Baru - Koran Mandalika

KAI Daop 4 Sambut Baik Rencana Pemkab Kudus Hidupkan Aset Perkeretaapian, Dorong UMKM dan Potensi Wisata Baru

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus melalui pertemuan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 Juli 2025, di Kabupaten Kudus. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas potensi kerja sama pemanfaatan aset perkeretaapian, khususnya Stasiun Kudus yang saat ini berstatus nonaktif.

KAI Daop 4 Semarang menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus melalui pertemuan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 Juli 2025, di Kabupaten Kudus. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas potensi kerja sama pemanfaatan aset perkeretaapian, khususnya Stasiun Kudus yang saat ini berstatus nonaktif.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap aset-aset milik KAI, khususnya Stasiun Kudus yang memiliki nilai historis tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

“Kami menyambut baik perhatian langsung dari Bapak Bupati terhadap Stasiun Kudus. Lokasinya sangat strategis di tengah kota, dengan potensi besar baik dari sisi pelestarian heritage maupun pengembangan kawasan. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan aturan yang berlaku,” ujar Franoto.

Baca Juga :  Logo HUT RI ke-80 Belum Kunjung Rilis, Sribu Resmi Gelar Sayembara Desain Logo Terbuka

Franoto menambahkan bahwa rencana pemanfaatan Stasiun Kudus sejalan dengan upaya KAI dalam mengoptimalkan aset negara agar kembali hidup dan produktif, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kawasan Stasiun Kudus ke depan dapat menjadi wahana baru bagi masyarakat, tidak hanya sebagai ruang terbuka publik, tetapi juga sebagai kawasan ekonomi kreatif yang mendukung pertumbuhan UMKM lokal serta menciptakan potensi wisata baru. Hal ini tentu dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat sekitar. Tentu dengan tetap menjaga nilai-nilai sejarah dan arsitektur heritage yang melekat, mengingat stasiun ini termasuk bangunan cagar budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kudus menyambut baik respon positif dari KAI. Ia menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memanfaatkan Stasiun Kudus melalui skema kerja sama sewa menyewa yang legal dan saling menguntungkan, guna menghadirkan ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan produktif, edukatif, maupun sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI atas perhatian dan dukungannya. Pemkab Kudus akan memastikan bahwa dalam proses pemanfaatan ini, nilai-nilai sejarah Stasiun Kudus tetap dijaga. Kawasan ini nantinya bisa difungsikan untuk mendukung UMKM, olahraga, wisata lokal, dan aktivitas masyarakat lainnya, sehingga tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi ruang publik yang hidup dan berdaya guna,” ungkapnya.

Baca Juga :  PT Krakatau Jasa Industri Perluas Bisnis Perumahan Krakatau Green Garden bersama Century 21

Menurut Bupati, salah satu harapan besar adalah menjadikan kawasan stasiun sebagai pusat kegiatan masyarakat, mulai dari arena kuliner, kegiatan seni dan budaya, hingga wahana edukasi perkeretaapian. Hal ini dinilai dapat menguatkan identitas lokal dan memperkaya destinasi wisata di Kabupaten Kudus.

Kegiatan pertemuan ini juga diisi dengan pemaparan rencana pengembangan Stasiun Kudus oleh Pemerintah Kabupaten Kudus, sesi diskusi interaktif, serta pertukaran cindera mata antara KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Kudus sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama.

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset negara, dengan tetap menjunjung prinsip keberlanjutan, regulasi yang berlaku, serta manfaat sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru