KAI Daop 7 Madiun Catat 5 Stasiun Terbanyak Layani Penumpang di Awal Angkutan Nataru 2025/2026 Semakin Melayani Mobilitas Masyarakat di Jawa Timur - Koran Mandalika

KAI Daop 7 Madiun Catat 5 Stasiun Terbanyak Layani Penumpang di Awal Angkutan Nataru 2025/2026 Semakin Melayani Mobilitas Masyarakat di Jawa Timur

Senin, 29 Desember 2025 - 22:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapan seluruh stasiun dan perjalanan kereta api guna mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Daop 7 Madiun memiliki wilayah kerja yang meliputi beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur, dengan batas paling barat Stasiun Walikukun, batas timur Stasiun Curahmalang, dan batas selatan Stasiun Talun. Hingga saat ini, Daop 7 Madiun mengoperasikan sebanyak 34 stasiun aktif yang melayani perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal.

Selama dua hari awal Angkutan Nataru 2025/2026, tercatat sebanyak 26.596 pelanggan telah dilayani di seluruh stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Dari jumlah tersebut, 19.725 pelanggan dilayani di 5 stasiun dengan volume penumpang tertinggi, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Stasiun Madiun sebanyak 8.983 pelanggan, terdiri dari 4.527 pelanggan naik dan 4.456 pelanggan turun.

2. Stasiun Kediri sebanyak 3.256 pelanggan, terdiri dari 1.585 pelanggan naik dan 1.671 pelanggan turun.

3. Stasiun Jombang sebanyak 3.069 pelanggan, terdiri dari 1.585 pelanggan naik dan 1.484 pelanggan turun.

Baca Juga :  What is Pingubuy? The Rise of Cross-Border Shopping Agents in the Wake of the China-US Trade War

4. Stasiun Blitar sebanyak 2.240 pelanggan, terdiri dari 1.014 pelanggan naik dan 1.226 pelanggan turun.

5. Stasiun Tulungagung sebanyak 2.177 pelanggan, terdiri dari 974 pelanggan naik dan 1.203 pelanggan turun.

Berdasarkan data hingga Jumat (19/12), selama periode Angkutan Nataru 2025/2026 yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tercatat sebanyak 70.500 pelanggan telah melakukan pemesanan tiket keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Sementara itu, jumlah pelanggan yang turun di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 72.322 pelanggan.

Dalam mendukung kelancaran angkutan Nataru, Daop 7 Madiun mengoperasikan rata-rata 11 perjalanan kereta api per hari, dengan kesiapan penuh sarana, prasarana, serta petugas pelayanan di lapangan.

Sebagai bentuk komitmen Semakin Melayani dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, KAI juga menghadirkan diskon tiket sebesar 30% untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) kelas ekonomi komersial. Tiket dengan tarif diskon tersebut masih dapat dipesan melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI, dengan periode pemesanan mulai 21 November 2025 hingga 10 Januari 2026, khusus untuk keberangkatan pada 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.

Baca Juga :  Peringati Hari Bakti ke-80, Kementerian PU Refleksikan Capaian Strategis Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tingginya pergerakan penumpang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Selama masa Angkutan Nataru ini, KAI Daop 7 Madiun berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Program diskon tarif ini merupakan salah satu upaya KAI untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sehingga perjalanan liburan akhir tahun dapat dilakukan dengan lebih hemat, aman, dan nyaman. Inilah wujud komitmen kami untuk terus Semakin Melayani,” ujar Tohari.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi aturan perjalanan, serta memanfaatkan kanal resmi KAI untuk memperoleh informasi perjalanan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan kereta api, dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau melalui media sosial @KAI121.

Tentang KAI Daop 7 Madiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00

SUCOFINDO Raih TOP CSR Awards 2026, Tegaskan Komitmen terhadap ESG dan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:00

BRI KK Pasar Tanah Abang Blok A Tetap Buka Saat Libur Melalui Layanan Weekend Banking

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:00

Dorong Budaya Kepemimpinan Inklusif dan Penuh Empati, Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:00

PTPN I Setujui Restorative Justice Kakek Mujiran

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:00

Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:00

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:00

Indeks Hang Seng: Fungsi dan Perannya di Pasar Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:00

Perkuat Ekosistem Halal, SUCOFINDO Edukasi Pelaku UMKM di Timika

Berita Terbaru