KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum - Koran Mandalika

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum

Senin, 9 Februari 2026 - 16:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya pelecehan seksual, di lingkungan kereta api. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali.

Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa KAI secara konsisten mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam setiap aspek pelayanan perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman dan bebas dari tindakan pelecehan seksual. Keselamatan dan rasa aman merupakan hak setiap penumpang, dan KAI tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan maupun pelanggaran hukum di lingkungan kereta api,” tegas Ramdany.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramdany menjelaskan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus melakukan langkah preventif melalui edukasi, pengawasan berlapis, serta peningkatan kewaspadaan petugas di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api. Seluruh petugas KAI dibekali pemahaman untuk bertindak cepat, tegas, dan profesional apabila terjadi indikasi tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang.

Baca Juga :  AXIS dan EVOS Datang ke Semarang! Dorong Ekosistem Esports di Semarang Melalui AXIS Esports Labs

Sebagai bagian dari mekanisme perlindungan, KAI menyediakan berbagai kanal pelaporan bagi penumpang yang mengalami atau menyaksikan dugaan pelecehan seksual. Penumpang dapat segera melaporkan kejadian kepada petugas stasiun, kondektur, petugas keamanan di dalam kereta, atau melalui Contact Center KAI 121. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tidak ragu untuk melapor apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan. Petugas keamanan KAI secara rutin melakukan pemantauan dan penyisiran di rangkaian kereta untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” tambah Ramdany.

Selain itu, KAI juga terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang berpihak pada kebutuhan pelanggan, termasuk penumpang perempuan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang perempuan mengetahui posisi tempat duduk penumpang perempuan dan laki-laki sehingga dapat memilih tempat duduk sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.

Baca Juga :  PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon

Sebagai bentuk ketegasan, KAI menegaskan bahwa setiap pelaku pelecehan seksual di lingkungan kereta api akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk pemblokiran layanan (blacklist) penggunaan kereta api hingga 20 tahun, di samping proses hukum oleh aparat penegak hukum.

“KAI tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi, tetapi juga bertanggung jawab menjaga ruang publik yang aman dan bermartabat. Pencegahan pelecehan seksual membutuhkan kesadaran dan peran aktif semua pihak. Melalui komitmen ini, kami berharap kereta api menjadi moda transportasi yang aman, ramah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Ramdany.

Dengan komitmen berkelanjutan tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga keamanan, saling menghormati, dan menciptakan lingkungan perjalanan kereta api yang bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00

Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00

Kunjungan Industri SMKN 6 Malang di Telkom AI Center Mendorong Pemahaman Teknologi dan Inovasi di Era Digital

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00

Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00

Metland Venya Ubud Raih Dua Penghargaan Asia Pacific Property Awards 2026 – 2027

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

Distribusi Logistik Kian Menguat, Kinerja KAI Logistik Bulan April Tumbuh 11%

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

Rela Antre Demi Barang Limited Edition, Bagaimana Cara Menjaga Keuangan Tetap Sehat?

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

BI Rate Meningkat, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif dan Perkuat Kualitas Pembiayaan

Berita Terbaru

NTB Terkini

Marak Kasus Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG, BGN Buka Suara

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:41