KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026 - Koran Mandalika

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel melalui KAI Logistik Express sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, layanan KAI Logistik Express telah melayani lebih dari 2 juta kiriman paket dengan total volume mencapai sekitar 41.980 ton, meningkat 15 % dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar 36.367 ton.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman yang mampu memberikan kemudahan, keandalan, serta konektivitas antardaerah. Tidak hanya melayani pengiriman paket, KAI Logistik Express juga menghadirkan layanan untuk berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk pengiriman hewan peliharaan dan sepeda motor yang juga menjadi komoditas pengiriman utama yang dilayani KALOG Express.

Ferdian Pardosi, VP of Commercial KAI Logistik, mengungkapkan “Pertumbuhan angkutan ritel hingga Juli 2026 menjadi salah satu indikator positif bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang mudah diakses dan memiliki jaringan luas terus meningkat. Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus memperkuat kualitas layanan sekaligus menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.”

Dari keseluruhan layanan pengiriman, paket masih menjadi komoditas dengan volume pengiriman terbesar, yakni mencapai sekitar 1,78 juta kiriman hingga Juli 2026. Selanjutnya, layanan pengiriman hewan mencatat sekitar 107 ribu kiriman. Sementara itu, pengiriman sepeda motor mencapai sekitar 88 ribu unit, dengan volume pengiriman tertinggi tercatat pada Juli 2026. Peningkatan tersebut turut dipengaruhi oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat seiring dimulainya tahun ajaran baru di perguruan tinggi.

”Kinerja tersebut juga menandai penguatan segmen kurir memasuki semsester II tahun 2026 ini. Momentum peningkatan juga terlihat pada Juli 2026, yang mencatatkan pertumbuhan rata-rata sekitar 15% pada jumlah pengiriman berbagai komoditas utama dibandingkan periode sebelumnya. Tren tersebut memperlihatkan bahwa permintaan terhadap layanan ritel tidak hanya bertumpu pada pengiriman paket, tetapi juga semakin beragam sesuai kebutuhan masyarakat,” lanjut Pardosi.

Baca Juga :  Dukung pendidikan berkualitas dan ramah lingkungan,BRI Finance berikan fasilitas belajar untuk PKBM Himmata

Pertumbuhan bisnis angkutan ritel tersebut sejalan dengan prospek industri Courier, Express and Parcel (CEP) di Indonesia yang diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,12% pada periode 2026–2031 .

“Pertumbuhan industri kurir memberikan ruang yang besar bagi KAI Logistik untuk terus mengembangkan bisnis angkutan ritel. Keunggulan jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus memperkuat konektivitas, kapasitas, serta pengalaman pelanggan agar KALOG Express dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas logistik masyarakat,” tutup Ferdian.

Pertumbuhan kinerja khususnya pada momentum peningkatan periode awal semester II menjadi optimisme bagi KAI Logistik untuk terus memperkuat posisi bisnis angkutan ritel sekaligus berkontribusi dalam mendukung ekosistem logistik nasional yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02